Gairah Liar Perselingkuhan
Guncangan terasa semakin hebat, membuat meja di atas kami berderak-derak.
“Nama kamu siapa?” tanyaku di tengah kekacauan, sekadar untuk mengalihkan perhatiannya.
“I-Ika,” jawabnya terbata-bata, suaranya nyaris tak terdengar di tengah gemuruh.
“Ika, nama yang bagus,” kataku sambil tersenyum kecil, meski jantungku berdegup kencang seperti genderang perang. “Aku Indra, jangan khawatir, aku akan jagain kamu.”