Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Direbut Kakak Tiriku

Suamiku Direbut Kakak Tiriku

"Sama-sama, Sayang. Oh iya, ini sekalian aku bawakan eskrim yang berbeda dari biasanya. Ini khusus loh aku pesankan untuk kamu. Harganya sedikit mahal." Ai segera duduk sekarang. Ia memutar wadah yang menampung benda itu. "Bagus sekali. Ini sih terlalu cantik, jadi tidak tega. Um ..." Ian tertawa kecil dibuatnya. "Ini kok ada warna ... em, terlihat seperti emas," komentar Ai mulai menilai. "Iya memang, itu emas. Emas yang bisa dimakan. Makanya cobain sekarang, jadi tau gimana rasanya."
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Warisan Terakhir Sang Legenda Monyet Emas

Warisan Terakhir Sang Legenda Monyet Emas

Saat matanya menyusuri barisan aksara yang mulai buram, satu nama yang tertulis di tengah halaman membuat napasnya tertahan seketika. Jin Hou. Lewi langsung mendongak, menatap Guo Ren dengan mata membelalak tak percaya. "Master Jin Hou?" Guo Ren terdiam seribu bahasa. Lelaki tua itu menatap kertas di tangan Lewi dengan tatapan yang sulit diartikan. Di lembar catatan itu tertulis jelas bahwa seorang pengembara agung dari Gunung Emas pernah datang dan meninggalkan jejak dalam sejarah keluarga Chen ratusan tahun lalu. Hubungan di antara keduanya tidak dijelaskan secara rinci, namun kaitan itu nyata.
10398 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Sistem Billionaire: Aku akan Menguasai Dunia Dengan Kekayaan

Sistem Billionaire: Aku akan Menguasai Dunia Dengan Kekayaan

"Pesan. Dan minta mereka cat warna emas semua. Biar kelihatan kalau itu pesawatku." Kedatangan Si Emas Terbang. Beberapa hari kemudian. Di landasan pacu bandara internasional. Semua orang sibuk melihat ke langit. Karena ada pemandangan yang sangat tidak masuk akal baru saja mendarat. Sebuah pesawat raksasa berwarna emas mengkilap turun perlahan dengan sangat anggun. Bentuknya aerodinamis dan sangat gagah. Tidak ada logo maskapai mana pun. Hanya ada tulisan besar "CHEN YUAN" di badan pesawat.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Yang Kau Bilang Miskin

Yang Kau Bilang Miskin

Lama-lama gemas juga aku dibuatnya. "Yu, apakah perhiasan, itu bisa menjamin seseorang itu kaya harta? Banyak juga lho sekarang yang bergaya pakai emas imitasi," ucapku sengaja menekan kata imitasi. Aku mau lihat gimana ekspresi Yu Yati saat ku bilang begitu. "Heh jangan asal tuduh! Kamu pikir ini yang kupakai emas imitasi hah?!" Yu Yati mencak-mencak melempar bungkusan kue lemper.
1042.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Kaisar Seruling Emas

Kaisar Seruling Emas

teriak salah satu penjaga raksasa, “Penduduk diluar wilayah Kerajaan Pringgandani harus membawa upeti 10.000 koin emas untuk masuk. Cepat bayar!” Wajah Angling yang semula sumringah langsung ditekuk mendengar permintaan dari sang penjaga. Masalahnya dia sama sekali sudah tak memiliki uang 1 koin emas pun, sebab semua harta yang didapatnya dari ruangan bawah tanah Istana Adipati kota Lotus Api telah diserahkan kepada Empu Satria.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Lima belas menit kemudian, mobil berhenti di depan First Class Royal Palace. Qin Chu membawanya ke dalam, langsung menuju ke kamar pribadi di lantai dua. Kemudian dia memesan beberapa pangsit udang, bubur kepiting, dan hidangan dim sum lainnya. Huo Mian sudah lama tidak menikmati sarapan yang mewah. Saat dia makan, dia terus melirik Qin Chu. Dia melihat bahwa, saat dia makan dengan tata krama meja yang rapi, dia menggulir ponselnya dengan tangan yang lain, memeriksa pasar saham hari itu.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

sahut Mbok Yem gugup, lalu bergegas berlari menuju area belakang dapur. Tak berselang lama, Mbok Yem kembali dengan napas terengah-engah. "Ini, Tuan... ayamnya," ucapnya sambil meletakkan sebuah kurungan bambu kecil yang berisi seekor ayam cemani (ayam hitam legam) peliharaan khusus keluarga Aji Saka untuk ritual penolak bala.
1016.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 617 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

"Di dunia kultivasi, satu koin emas bisa digunakan untuk membeli tiga ekor sapi dan beberapa tanaman obat kualitas menengah. Tapi di Bumi... berapa nilainya?" Ia tidak yakin. Namun ia tahu bahwa emas adalah logam berharga di Bumi. Dan koin emas ini sangat murni—kemurnian 24 karat, tidak ada campuran logam lain. "Menjual satu koin emas ini seharusnya sudah cukup untuk mendapatkan beberapa ribu dollar. Cukup untuk membeli pakaian, mencari informasi, dan kembali ke Kota Elmridge." Kael memasukkan koin emas itu ke dalam saku hoodie-nya, lalu melompat dari atap gedung.
1082.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Emas itu berkilau terkena sinar matahari yang masuk melalui celah jendela kamar Fatih. "Apa ini ...?" gumamnya, heran. Fatih segera mengambil satu batang emas itu. Ia membolak-balik batang emas itu berulang kali. Matanya langsung menangkap cap dan tulisan yang tertera di permukaannya. Logam mulia. Lima gram. Fatih menelan ludah dengan susah payah. "Tidak mungkin ..." Seolah tidak percaya. Karena takut hanya sedang bermimpi, Fatih nekat menggigit salah satu sudutnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Tanya Gunayanto. " Pak Amat, kalau ayamnya tidak di angkat sekarang, ayamnya sudah tidak bisa dipakai lagi, itu kenanya dadanya terus tuh." kata Herman. Dengan terpaksa bercampur malu, karena tadi memandang sepele ayam Gunayanto, Pak Amat mengangkat ayamnya dan dengan terpaksa dijual murah, 300 ribu saja. Gunayanto suka melihat adu ayam, karena jika ayam temannya kalah, dia akan pikir, harus cari ayam yang seperti apalagi untuk mengalahkan ayam lawam, seperti lagi melatih ilmu bela diri.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai ayam emas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status