Tukang Pijat Tampan
Black Jacktante pakai celana dalamcerita pijat plus plus wanitacerita sekretaris cantikcerita celana dalam tante
"Aku tidak tahu apakah dia bangga atau tidak dengan hidupku yang... seperti ini. Tapi aku harap dia tahu... aku sudah berusaha semaksimal mungkin."
Adit mengangguk. "Dia tahu. Pasti dia tahu."
Ia berhenti sejenak, mencari kata-kata yang tepat.
"Yang meninggal hanyalah raga, Ayun. Jiwa masih terus hidup abadi; di hati dan pikiran kita. Selama kamu masih mengingat ibumu, selama kamu masih merasakan cintanya, dia akan selalu hidup di dalam dirimu."
Ayunda menatap Adit dengan mata yang kembali berkaca-kaca; tapi kali ini bukan karena kesedihan semata, tapi juga karena tersentuh oleh kata-kata itu.