Pendekar Naga Petir
Di tengah lembah, empat binatang suci — Qilin, Phoenix, Naga, dan Pixiu — berdiri mengelilingi altar batu yang memancarkan cahaya samar.
Naga membuka matanya lebih dulu. Suaranya dalam, bergema ke seluruh langit miniatur itu.
“Kau telah membuka segel kedua. Kami bisa merasakannya, Tuan.”
Qin Shan menatapnya. “Apakah ada perubahan di sini?”
Phoenix menundukkan kepala. “Energi spiritual dunia ini berfluktuasi. Batu vena ilahi yang kau tanam mulai bergetar, seperti sedang menyesuaikan diri dengan sesuatu dari luar.”