Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Bibir area intimnya juga terasa sakit karena terus-menerus digesek oleh Ken Anyu. Lima menit kemudian Ken Anyu keluar dari kamar mandi, Ariana menutupi tubuh telanjangnya dengan selimut tipis lalu mencoba berdiri dan berjalan ke kamar mandi. “Ken, besok sepertinya aku tidak bisa ke kantor,” keluhnya sambil menunjukkan kakinya yang gemetar dan sangat sulit digerakkan. Ken Anyu tahu itu tapi dia tidak ingin Ariana membolos.
715.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 502 kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Perjanjian Panas dengan Kakak Muridku

Bastian menarik nakas—mencari sesuatu dari sana. Pengaman. Ia harus menggunakan benda tersebut. “Tidak ada?” tanya Eve. Bastian yakin pasti ada. “Aku rutin minum pil kb.” Bastian menoleh langsung melotot. “Untuk apa kau menggunakannya?” “Menstruasiku tidak lancar. Jadi aku—” Bastian menggeleng. “Tetap tidak bisa.” ia berusaha menggunakan akal sehatnya.
9.6297.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

"Al, dia cakep, ya?" "Kayak mamanya," jawab Alvaro cepet. "Tapi idungnya mirip gue. Pesek." Rexi ketawa, terus meringis. "Jangan bikin gue ketawa, jahitan gue bisa lepas." Di luar ruang bersalin, Barack Maxis duduk di kursi roda. Stroke ringan bulan lalu bikin setengah badannya kaku. Di sebelahnya, Meki Alexa dorong kursi pelan-pelan.
9.77.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

Lama gak kasih kabar apalagi pulang) "Ampun Biyung, bukane ora gelem Bali, nanging pancen mboten saget bali," ucapku masih dalam pelukan ibuku. (Ampun, Ibu, bukanya gak mau pulang, tapi memang belum bisa pulang)
1061.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Bos

Mengandung Bayi Bos

"Terus si Gio ke mana?" "Hm ...?" "Tuh, kan! Pasti gara-gara anak gila itu. Sudah, sekarang Abah jemput ke rumah sakit, ya?" "Iya, Bah." Aku terpaksa melepas jarum infus yang menempel di lengan walaupun sakit dan menyebabkan beberapa tetes darah bercucuran.
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 734 kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )

Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )

Delia dan Delio sedang bermain di lantai yang sudah diberi kasur tipis. "Tidak." Sejujurnya, Bujang tak tau bagaimana cara menjelaskan pada kedua mertuanya itu. "Lalu kenapa dia banting pintu kamar?" Bujang pun tak tau, sepanjang perjalanan dari klinik, Keke sekali pun tak bersuara. "Jadi pasang KB-nya?" tanya ibu Keke penasaran. Tak ada pilihan bagi Bujang selain menjawab.
10329.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Sukmawati Dewi
Cerita sederhana tapi sarat makna. Cinta bukan melulu ditampilkan dengan romantisme berlebihan. Perhatian dan kalimat sederhana sudah cukup mewakili perasaan cinta. Perlakuan dan penerimaan apa adanya terhadap pasangan jauh lebih romantis daripada sikap dan perhatian berlebih.
D'sparage Je
yang gue suka dari Bujang, dia selalu punya kejutan. cuman gue mau sedikit nyaranin aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Era Baru

Era Baru

Barata berusaha untuk keluar dari tempat itu dan lari sayangnya gerakannya terhenti karena dia tak bisa menggerakkan kedua kakinya seperti yang dia harapkan. “Argh!!! Keparat!! Apa yang terjadi pada tubuhku? Mengapa aku tidak bisa bergerak dan terus terkekang di tempat ini? Seharusnya aku bisa bergerak dan bergegas meninggalkan tempat ini atau aku akan benar-benar terkubur di sini,” geram Barata saat dia berusaha keras untuk meninggalkan tempat itu sayangnya dia tidak memiliki kekuatan untuk melakukannya. Dia terus merasa tak nyaman saat dia bergerak dan perasaan itu semakin meningkat.
1057.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Semalam Bersamamu

Semalam Bersamamu

"Ibu emang sakit apa?" "Enggak tau. Ibu enggak cerita." Kea menggeleng. Keduatangannya memegangi pinggiran bangku di samping lutut. Setelahnya, dia mengangguk pelan, melihat ke depan seolah berusaha mengingat. "Cuma, Ibu menopause dini setelah rahimnya diangkat."
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Senja
bagus banget ceritanya,sedih,seneng romantis,manis semua jadi satu mewek juga sih. tapi btw mau tanya ya kak disini masih sma atau kuliah sih??kalo di cerita nabas kan udah kuliah semester akhir.bentar deh kayaknya disini masih sma gak sih??bentar tak cek dlu lagi aja deh
Aldrich Candra
Ayo diskusikan! Apa aja yang kamu suka dan enggak suka dari cerita ini? Apa aja yang perlu dibenahi dalam cerita? Keluarkan uneg-unegmu. Enggak pake filter juga enggak masalah, tapi bakal kita diskusikan langsung, ya. Kasih kritik dan saran yang heboh. Di akhir, aku bakal kasih hadiah menarik.
Baca Semua Ulasan
KAPAN AYAH PULANG

KAPAN AYAH PULANG

BAB KE : 140 FAIZ MENUJU RUMAH SISILIA CARLINA 16+ Di bagian dada Azral telah menancap sebuah jarum. Dia tidak tahu kenapa tiba-tiba jarum itu menempel di dadanya. Rasanya lumayan sakit seperti disengat tawon. Tapi ada hal aneh yang dia rasakan, tiba-tiba tubuhnya jadi susah untuk digerakan. Azral tidak dapat berbuat apa-apa karena tubuhnya terasa kaku. Kepalanya mulai pusing dengan pandangan berkunang-kunang.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Anak Dosenku

Ibu Susu Anak Dosenku

tanyanya dengan nada tak ramah. Lela mengangguk, ia memaikan jarinya karena gugup. "Keluar Pak, tapi sedikit, saya sudah berusaha pompa dan stimulasi tapi gak mempan," balas Lela menunduk. Bara pun menghela napas, "Ngomong dong dari tadi! Bawa perlengkapan Baby Dam, kita ke dokter sekarang!" "Kenapa tidak mengundang dokter ke sini saja, Tuan?" tanya Bi Tati.
9.9106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai bab keras tidak bisa keluar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status