Main Cantik
Amplopnya cokelat polos.
"Apa isinya ya?" gumam Rizal penasaran.
Nessa hanya menggeleng. Ia sudah menyiapkan telinga, mata, dan hatinya, untuk mendengar dan melihat amukan Rizal setelah ia membuka amplop tersebut. Tangan Rizal merobek pinggiran amplop pelan-pelan. Kemudian ia merogoh isi amplop tersebut dengan jari jempol dan telunjuk. Sepertinya tangan Rizal hanya berhasil menarik satu foto. Tapi sudah cukup sukses membuat bola mata Rizal membesar, mungkin bila dikeluarkan jadi sebesar butir kelereng. Nessa berusaha bersikap sebiasa mungkin.