Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

PENDEKAR BUTA DARI LEMBAH HANTU

“Aku tidak tahu pasti, tapi aku sudah menghadapi banyak kegelapan di perjalanan ini. Jika ada sesuatu yang bisa kulakukan untuk membantu kota ini, aku akan mencobanya.” Penjaga Kegelapan menatapnya sejenak sebelum mulai bercerita. “Ada sosok yang disebut ‘Bayangan Malam’. Ia dulunya adalah seorang pendekar kuat yang mencari kekuatan abadi. Namun, pencariannya membawa malapetaka, hingga jiwanya dikutuk menjadi makhluk kegelapan. Bayangan Malam sekarang menjadi bagian dari malam, tak terlihat namun mematikan.”
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Di Balik Tirai Malam

Di Balik Tirai Malam

Namun, di dalam hatinya, sebuah rasa penasaran terus menggerogoti. Siang itu, Marcus mendekatinya dengan senyum misterius. "Malam ini adalah Tirai Malam," katanya, seolah itu adalah hal yang wajar. "Kau akan melihat wajah-wajah baru, banyak yang ingin menemukan diri mereka sendiri di sini."
837 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Malam Kelam di Tempat Karaoke

Malam Kelam di Tempat Karaoke

"Paman Morgan, kalau aku minum bir, badanku jadi gatal. Bantu aku menggaruknya, ya. Halangi tubuhku sedikit, jangan sampai ketahuan ayahku." Melihat gumpalan daging putih di balik kerah bajunya, aku menelan ludah. Lulu memang sangat cantik, tubuhnya sintal, bahkan lebih montok dari bintang film luar negeri. Api dalam tubuhku mulai berkobar dan tidak bisa diredam lagi. Gadis muda pilihan usia dua puluh tahun memintaku melakukan "itu", siapa yang sanggup menahan diri?
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Ketulusan Cinta Rania

Ketulusan Cinta Rania

Malam harinya. Malam itu suasana di kota B, tepatnya di daerah dimana Rania dan keluarganya berada terasa sangat sepi dan sunyi. Hanya suara jangkrik dan beberapa hewan malam saja yang terdengar menggema. Angin berhembus sangat kencang, mengarak banyak sekali awan hitam di langit, membuat tak ada satupun bintang atau bulan yang bisa menampakkan cahayanya. Semuanya terasa begitu gelap dan mencekam.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Rahasia Malam Sultan

Rahasia Malam Sultan

Malam kembali turun menyelimuti seluruh kompleks kekaisaran Al-Qamar dengan kepekatan warna hitamnya yang misterius dan dingin. Saat Nayla melangkahkan kaki ringannya tiba di depan lorong paviliun Utama, pendaran cahaya kekuningan dari dalam ruang kerja Sultan tampak sudah kembali menyala dengan benderang. Nayla mengembuskan napasnya secara perlahan, mencoba menenangkan gemuruh batin yang mendadak kembali merayapi isi kepalanya. "Apakah malam ini... beliau tidak tidur?" bisik Nayla teramat lirih pada kesunyian koridor.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Malam Panas dengan Dosen Tampan

Malam Panas dengan Dosen Tampan

suara Salma mengalun pelan. “Iya, sama-sama,” Devon mengangguk, membalas senyuman perempuan itu. Bukannya turun, Salma malah bergeming di tempatnya. Devon mengernyit heran. “Salma, kita sudah sampai,” Devon mengingatkan. “Apa jangan-jangan aku salah rumah?” Salma tertawa. “Nggak kok. Hanya saja… aku ingin memastikan. Maksudku… kamu tahu kan makan malam ini akan mengarah kemana?”
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
The Werewolf's Bride

The Werewolf's Bride

Malam itu langit Velmoria tampak lebih gelap, lebih pekat, nyaris tidak ada kelip bintang. Hanya bulan sabit yang menggantung pucat di antara awan, menyinari halaman yang sepi. Angin malam menyusup di antara celah jendela, membawa hawa dingin yang merambat masuk ke dalam kamar Liora.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Satu Malam dengan Bos Baruku

Satu Malam dengan Bos Baruku

"Aku ingin menghabiskan malam ini denganmu.” Spontan saja, pria bernama Harry sedikit menjauh. Raut wajah kaget tercetak jelas di sana. Bagaimana mungkin dua orang asing harus menghabiskan malam bersama. Mereka tidak saling mengenal, itu poin pentingnya. “Menghabiskan malam denganmu? Memangnya, kau pikir siapa kau ini, Nona?”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

Mereka tidak perlu tahu yang sebenarnya terjadi, pikirnya, mencoba untuk tetap tenang. "Ah, biasa saja," jawab Gracya sekenanya. “Shift malam sama aja kayak shift lainnya, kok. Malah kadang terasa lebih sepi, ya kan?” Rita mengangkat alis, lalu tertawa kecil. "Bohong tuh kamu, Grace! Katanya sih, ada cerita tentang lonceng kematian yang kedengarannya cuma waktu shift malam. Kamu pernah dengar nggak, sih? Yang katanya kalau dengar suara lonceng di malam hari, bakal ada yang meninggal?”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Malam Kelam Bersama Presdir

Malam Kelam Bersama Presdir

Dia tidak ingin mengambil resiko jika nanti Langit akan memarahinya karena sudah membiarkan pria lain masuk ke dalam apartemen tanpa izin darinya. "Oh begitu, ya." Wajah pria itu nampak kecewa. Padahal dirinya sudah sangat ingin bertemu dengan Sora. Bi Nina menganggukkan kepalanya tanpa berniat menawarkan pada Pandu untuk datang di lain waktu. "Apa saya bisa menemui Sora nanti malam? Saya pikir setelah jam makan malam Sora tidak akan sibuk." Tawar Pandu. Bi Nina seketika menggeleng. "Setelah makan malam Nona Sora tetap sibuk, Tuan. Sebab waktu di malam hari dia pergunakan untuk bercengkrama dengan suaminya." Jelas Bi Nina.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai background malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status