Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

sahut Lintang, “ceritakanlah bagaimana hutan kita pernah menjadi medan perang gerilya melawan penjajah, dan bagaimana Teluk Lawele menjadi ladang peperangan laut yang heroik di bawah komando Oputa yi Koo.” La Ode Harimao menyibakkan kain sarungnya, menuntun Lintang untuk berdiri. Di luar, bayang pohon-pohon rimbun berayun pelan. Ia memulai ceritanya dengan suara yang tegas, membungkus malam dengan kenangan heroik:
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

Perang telah selesai, sesuai prediksi kemenangan ada di tangan Jagat Kelana. Raja muda dari Singgalang itu berdiri menatap pada lokasi peperangan. Terlihat mayat tergeletak sembarangan, bahkan tubuh keempat pendekar tercerai berai. Berserakan ke mana-mana. Dari jauh dapat dilihat oleh Jagat bendera Pandan Wangi mulai dikibarkan.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 755 kali sebagai background perang kemerdekaan
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

Leon memandang mayat-mayat yang ada dimana-mana dan berkata dengan emosi. "Betul sekali! Dewa Perang menentukan hasilnya dengan satu pertempuran. Kami mengalahkan musuh dengan korban kecil dan pasukan elit mereka semuanya telah terbunuh. Perbatasan kita akan damai setidaknya selama tiga tahun. Dewa perang berkontribusi lagi untuk Kerajaan Spade!" kata Jendral Pertahanan Tanah Barat, Norman.
8.4575.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.8K kali sebagai background perang kemerdekaan
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Astar Simpu
ceritanya sangat bagus. kesabaran kenji perlu diberi apresiasi. begitu pula dengan elena yang tidak silaudengan godaan laki laki laindan tetapmempertahankan rumah tangganya walau selalu menjadi bahan ejekan dan di bully habis habisan oleh keluarganya..
Baca Semua Ulasan
Gundik Bangsawan Belanda

Gundik Bangsawan Belanda

Ia menjadikan Ziel sebagai markas perkumpulan untuk menyusun strategi politik dan perang. Beberapa tahun setelahnya, perang kembali pecah. Para pribumi memberontak dan ingin memerdekakan diri. Mereka tidak mau lagi terjerat dengan iming-iming para penjajah. Mereka merdeka dan menduduki tanah kelahiran mereka tanpa adanya bangsa asing yang ikut campur. "Merdeka!" "Merdeka!" "Merdeka!"
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 482 kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

KUKIRA MISKIN, RUPANYA CEO

Rupanya, indahnya pantai dan kokohnya perbukitan yang mengapit aspal jalan raya itu menjadi saksi mati para pahlawan berkorban merebut kemerdekaan. "Bahkan orang zaman dahulu, mengorbankan nyawa untuk membela negara, lalu sekarang kamu mau mati sia-sia begitu?" Dareen berusaha membuka percakapan. Ia sengaja memilih tempat itu untuk mengulik apa yang sebenarnya sudah terjadi. Suasana angin pantai membuat otak terasa lebih segar.
1057.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Sang Jenderal Perang

Kebangkitan Sang Jenderal Perang

Daaaang daaaang daaaaang. Jenderal besar Nau sang Sang pemimpin perang berdarah dingin sudah bersiap dengan ribuan pasukan siap mati di belakangnya, hanya tinggal mengangkat bendera lambang kerajaan yang ada di tangannya peperangan antara kerajaan Namgala dengan kerajaan musuh resmi dimulai dan pertumpahan darah akan terjadi, kemenangan akan dibawa olehnya.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Semuanya memerah. Inilah perang terbesar dan terdahsyat, dalam sejarah di Tlatah Kalpataru. Bahkan pada seluruh Tlatah di masa itu..! "KITA MENANNGGG..!!!" "JAYA KALPATARU..!!!" "Hidup Maharaja Mahendra Wijaya..!!" "Hidup Pendekar Penembus Batas..!!" "Terimakasih Pasukkan Naga Langit..!!!"
9.963.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
PENDEKAR MACAN KUMBANG

PENDEKAR MACAN KUMBANG

jawab Angga sambil menatap wajah cantik yang cemberut. "Sepertinya dia punya dendam kepada seluruh Partai di Tanah Suci," balas Prana Sinta lagi. Semua orang sudah tahu sebuah legenda yang sudah turun temurun diceritakan. Yaitu pernah terjadi perang antara Barat Pulau Jawa dengan Timur Pulau Jawa. Perang terakhir dimenangkan oleh bagian barat Pulau Jawa. Orang-orang yang berperan atas kemenangan itu salah satunya adalah Partai Telaga Emas.
9.852.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Sebuah kain tebal dengan sulaman kuno yang sudah memudar warnanya, namun masih memancarkan wibawa. "Bonaga," panggilku sambil memungut kain itu. "Bukankah ini bendera simbol desa kita? Aku kira pemimpin terdahulu sudah menggantinya dengan celana saking putus asanya, tapi ternyata benda ini masih ada di sini." Bonaga menatap kain itu dengan mata membelalak. "Itu... Panji Parombunan, Bos! Lambang kemerdekaan kita dari penindasan di bawah sana!"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Siasat Sang Penguasa

Siasat Sang Penguasa

Raynar menggeleng tidak puas, "Tapi kita tidak sedang berperang–" " –Belum, nak, belum" sang raja mengangkat tangan, menghadapkan telapaknya pada udara. Lalu beberapa detik kemudian, sebuah peta putih terpampang. Dalam peta itu beberapa wilayah di sekitar kerajaan mereka berganti warna menjadi merah api lalu mulai mencair perlahan, menandakan mereka jatuh dalam perang.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai background perang kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status