Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dilema: Diperebutkan Bos dan Ketua Geng Motor

Dilema: Diperebutkan Bos dan Ketua Geng Motor

Ia makan malam bersama Indah. “Ma, gimana kalau aku mencoba menggambar komik ya Ma?” ucap Fathan membuka pembicaraan secara tiba-tiba. “Apa? Kenapa tiba-tiba begitu?” “Aku udah lama Ma suka gambar karakter-karakter, cuma Fathan bingung aja kalau mau buat komik ceritanya kayak mana.” “Apa pekerjaan freelance kamu yang lain udah selesai?” “Udah Ma, baru aja selesai kemaren lusa.”
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Honey to the Moon : The Prince & I on a Remote Island

Honey to the Moon : The Prince & I on a Remote Island

Belum lagi cewek sang detektif yang sering hanya mengenakan sehelai handuk dan memiliki bumper super empuk yang sering dipamerkan walau hanya dalam air kamar mandi, atau dari belakang. Tapi yang ini betulan beda. Gaya gambarnya hampir sama seperti komik-komik Kapten Evermerika atau Zuper Man. Sangat bagus, proporsional, full color. Tapi ebuset, tokoh utama ceweknya hampir tak mengenakan sehelai benangpun di setiap adegan. Judul komiknya sangat mirip dengan sebuah kisah novel bule legendaris yang mengisahkan petualangan seorang pria menjadi raksasa sekaligus menjadi kurcaci sekecil ibu jari. Tetapi yang ini beda. Joy menikmatinya beberapa menit, tersembunyi rapi dalam lipatan map tebal plasti
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Jalan Takdir Nadhira

Jalan Takdir Nadhira

ucap Hanif. Kepada keponakannya Ana dan Ani, Pak Hamzah masing-masing memberi satu lembar uang bergambar proklamator kemerdekaan Republik Indonesia. Pesannya kepada dua keponakannya yang sedang libur sekolah itu agar rajin belajar dan mengaji.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Dinikahi Berondong Bucin

Dinikahi Berondong Bucin

Sasi segera menutup halaman chat-nya dengan Lukman, berganti dengan halaman aplikasi sebuah komik Korea tentang manusia super. "Ini adegan pertarungan. Tidak ada yang lucu," kata Emir seraya menggulir layar, dan membaca dialog demi dialog dari komik tersebut. Pria itu kini berdiri membungkuk di belakang sofa. Pipinya dan pipi Sasi nyaris menempel. Sasi jadi agak risi.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Pengantin Pria Pengganti

Pengantin Pria Pengganti

Ternyata saat Evelyn melihat, Rayyan sedang memegang komik pemberian Mia, dalam sekejap wajahnya berubah drastis menjadi merah. Dia berkata, “Jangan,” Tapi sudah terlambat, Rayyan sudah memegang komik itu dan menyadari bahwa Buku itu bukan buku biasa. Di halaman depannya ada gambar pria dan wanita yang saling tumpang tindih dan ada dialog di sebelahnya. Evelyn bergegas turun dan meraih komik itu kemudian menyembunyikannya di belakang tubuhnya.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Penderita Kanker Jadi Manusia Super

Kamera TV mengikuti perjalanan limusin itu. Seorang fotografer melangkah maju dengan harapan bisa melihat sekilas ke dalam. Dia segera dihalau mundur oleh tim keamanan PBB yang berjajar di pinggir jalan. Ada beberapa orang lain yang bersiaga di gedung-gedung tetangga. Otto mengabaikan mereka semua. Alih-alih, dia merenungkan puluhan spanduk warna-warni yang berkibar tertiup angin sepoi-sepoi saat mereka lewat—masing-masing merupakan simbol kemerdekaan yang lahir dari darah jiwa-jiwa yang tak terhitung jumlahnya. Sebentar lagi hanya akan ada satu.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

SOPIR PRIBADIKU TERNYATA MILIARDER

Protes damai dan pertemuan komunitas menyatukan semua lapisan masyarakat, yang kini menyuarakan keinginan untuk hidup dalam sistem yang transparan dan adil. Di ruang santai markas, Keira menyendiri sejenak di pojok, menatap sebuah lukisan kecil yang tergantung di dinding. Lukisan itu merupakan karya ciptaannya sendiri—sebuah gambaran abstrak tentang fajar yang menembus kegelapan. Setiap goresan kuasnya bercerita tentang perjalanan, tentang luka yang kemudian berubah menjadi kekuatan.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Terbukanya Gerbang Keadilan

Terbukanya Gerbang Keadilan

Tiba-tiba terbesit sebuah ide di kepala Jamal, segera saja Jamal turun dari kudanya, kemudian beralih menaiki gerobak. "Kemarilah, peganglah tali kekang kuda ini! Bawa aku ke arah keramaian! Dan aku akan menuangkan tong-tong minyak ini di sepanjang jalan,” ucap Jamal. Jamal berniat untuk membumi hanguskan para pasukan musuh, dia ingin pasukan musuh juga merasakan bagaimana rasanya dipanggang hidup-hidup.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Withstand the Wound

Withstand the Wound

Dia sangat teliti melihat satu-satu gambar komik yang menurut dia mudah di gambar namun tak merusak hak cipta orang. Cukup lama keduanya berada di Gramedia dan akhirnya mendapatkan buku yang menurut mereka menarik perhatian. Mereka membeli 6 buku. 4 milik Saguna dan 2 milik Kaila. 4 buku milik saguna tidak semua milik Saguna, dia membelikan Lala buku mewarnai dan buku resep masakan untuk bunda. Sedangkan Kaila 1 komik dan 1 novel. Mereka telah keluar dari Gramedia. Dan sekarang sedang mencari tempat makan. Saguna melihat sesuatu yang sangat dia sukai, dan pastinya di sukai oleh Kaila juga.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
The Wall In My Heart

The Wall In My Heart

Aku kembali mengingat saat pertama kali gambar-gambar itu dibuat. Sekitar 50 anak berkumpul di lapangan sekolah membawa perlengkapan menggambar. Ada pensil warna, buku contoh-contoh untuk menggambar, buku gambar, cat minyak hingga kuas untuk melukis. Apapun yang mereka ingin gunakan untuk menggambar, semua diperbolehkan. Mereka bebas berkreativitas. Hasilnya dapat dibayangkan? Beraneka gambar tertuang dalam selembar kertas gambar. Mulai dari pemandangan, matahari, gunung, bulan, bintang, hewan, tumbuhan, bunga, rumah, sekolah, kantor-kantor, masjid, hingga manusia. Lantas, dapat dibayangkan bagaimana kualitas gambar mereka?
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai gambar komik kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status