Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
Rasanya manis, tapi ada sesuatu yang aneh, efek hangat yang datang terlalu cepat.
Pandangan Anindya mulai berputar. Tubuhnya terasa ringan, tapi panas.
Dani menyentuh lengan Anindya pura-pura khawatir. “Kamu pucat banget, ayo keluar bentar. Udara di luar lebih segar.”
__
Tubuh Anindya yang kini sudah polos, didorong ke ranjang dingin. Dia ingin menolak, tetapi entah kenapa seluruh tubuhnya terasa panas, mendambakan sentuhan yang lebih.