Terbangun dengan kepala seperti melayang dan langsung muntah itu bikin aku benar-benar terpikir ulang soal kebiasaan tidurnya.
Dari pengalamanku dan ngobrol sama banyak orang, ada beberapa penyebab umum: gangguan pada telinga bagian dalam seperti benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) yang memicu vertigo singkat saat kepala bergerak, atau radang saraf vestibular/labyrinthitis yang bisa membuat pusing bertahan lebih lama dan disertai mual. Selain itu, perubahan tekanan darah ketika berdiri (orthostatic hypotension), gula darah rendah setelah puasa malam, dehidrasi, efek samping obat, dan migrain vestibular juga sering jadi biang kerok. Kadang alkohol atau penarikan kafein bikin gejala serupa.
Kalau aku, langkah pertama yang kupraktikkan adalah duduk perlahan dulu, minum sedikit air atau cairan bergula kalau merasa lemas, dan hindari gerakan kepala mendadak. Kalau pusing disertai kebas/kelemahan satu sisi tubuh, bicara cadel, atau kehilangan penglihatan, kupastikan langsung ke fasilitas kesehatan karena itu tanda serius. Semoga ini membantu menaruh arah — aku jadi lebih hati-hati dengan pola tidur dan minum cukup air sebelum tidur akhir-akhir ini.