Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BATARI

BATARI

Mata biru cerahnya tajam, geraknya efisien, dan diamnya terasa seperti peringatan. Batari mendapatkan hak yang sama seperti Seline: kartu kredit tanpa batas, kartu debit tiga digit dan seorang asisten pribadi untuk memastikan ia tidak jatuh… atau dijatuhkan. Hadiah yang manis, dengan rasa logam di ujung lidah.
10431 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Gadis yang sama dengan yang bergabung bersama mereka sebelumnya—Shimizu Yui. “Ibu, kenapa ke sini?” tanya Asahi-Sensei. “Tidak ada alasan khusus. Hanya ingin melihat kegiatan putraku dengan murid-muridnya,” jawab wanita itu. “Ah, kebetulan tadi kami sempat mampir di supermarket. Buah-buahan ini untuk kalian. Silakan dinikmati,” lanjutnya, mengeluarkan potongan buah melon dan semangka yang terbungkus rapi dari kantong belanjaan yang ia tenteng lalu menatanya di atas meja bersama dengan makanan lain yang ada di sana.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

Filan mengakui asumsinya sendiri. “Pakai bahan bunga?” tanya Diksa dengan heran. “Salah satu clue dari Aisha. Bunga krisantemum.” “Krisantemum? Aku ingat minuman kaleng rasa krisantemum,” kata Diksa. “Oh. Aku pernah minum juga,” kata Filan. “Traeum,” kata Recha. Mengetik “nama ilmiah krisantemum” di kotak pencarian Univerence.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
AISYA ( INDONESIA )

AISYA ( INDONESIA )

Reyhan dengan sigap mengambil dan menyusun belanjaan mereka, sedangkan Aisya masih duduk di atas kursi ia kelelahan. Tak berapa lama Reyhan duduk di samping Aisya. "Udah, selesai?" Tanya Aisya "Iya, sudah." Jawabnya sambil meminum air mineral dalam kemasan yang ada di atas meja. "Kamu bisa masak, Sya??" Ia menatap Aisya. "Gak bisa, Bang. Kalo mie instan bisa," jawabnya "Terus, bahan-bahan yang kita beli tadi, siapa yang mau masak?" Ia kira Aisya bisa masak jadi dia ambil-ambil aja itu, seperti ayam, ikan, daging, dan sayuran dia ambil.
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 578 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
AJISEKA

AJISEKA

“Mau kemana, Ki?” Pertanyaan itu terlontar dari mulut Ajiseka. Rupanya tindakan diam Ajiseka hanya proses pemulihan tenaganya saja. Dan proses itu tidak luput dari peran Mustika Bening, kristal berelemen air itu bekerja cepat di tubuh Ajiseka. “A-apa yang terjadi?” ucap heran Sumokolo. “Senjata yang hampir sama dengan milik wanita pemimpin padepokan tidak mungkin mampu menembus tubuhku, dan aku ingin kau merasakan sendiri senjata rahasiamu itu!”
9.53.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
Untuk Asa (Indonesia)

Untuk Asa (Indonesia)

--- NOTE: Jangan lupa reviewnya yaaa. Sejauh ini gimana Untuk Asa?
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Satu kali mahir, maka gerakannya tidak akan terlupa seumur hidup. Nayla akhirnya memilih membersihkan diri di kamar mandi bawah di samping kolam renang. Hanya ada satu botol sabun 2 in 1 yang bisa sekalian difungsikan sebagai sampo. Nayla menggosok kulitnya yang kesat terkena klorin. Mungkin setelah ini, ia akan meminta Farid untuk mengganti merek cairan pemutih airnya dengan bahan yang lebih alami dan tidak membuat kulit iritasi.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
PREMAN DILAMAR SHALEHAH

PREMAN DILAMAR SHALEHAH

Bentak Arash disela ia meringis menahan sakit di seluruh tubuhnya tak terkecuali wajah. Aisha datang dengan membawa berbagai macam makanan yang disuguhkan. Sengaja Aisha memberi mereka minuma susu dan air putih. Aisha tahu, mereka lebih suka minuman yang mengandung bahan keras. Maka, ia akan mengubah kebiasaan itu secara perlahan. "Silakan diminum!" ucap Aisha dengan lembut. Tomo dan Bean hanya mengangguk segan. Melihat Aisha yang serba tertutup seolah memberikan aura yang membuat orang lain merasa segan.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Bulan Sabit

Pendekar Pedang Bulan Sabit

ucap Kang Taeshin setengah berteriak, begitu ia mencium aroma bunga Jasmine yang begitu pekat, tercium oleh hidungnya. “Asahi ada di sini?” tanya Bai Lu yang ikut menghirup dan mencium satu aroma yang terasa begitu pekat di hidungnya, “iya, aroma bunga Jasmine. Itu artinya, Asahi ada di sini. Apa dia datang untuk membantu kita?” “Iya, aku datang untuk membantu!!”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

sahut Husein sambil menepuk singkat lengan Tuan Asahi. “Ya, saya benar- benar tidak beruntung. Tadinya saya berpikir bahwa Nyonya Habiba ini adalah wanita baik yang pantas dimuliakan dengan cara yang baik, makanya saya ingin menikahinya. Tapi ternyata saya tidak seberuntung itu.” Tuan Asahi berusaha untuk tetap tersenyum. Ia pun tak menyangka akan ditolak oleh wanita mengingat dia adalah pria yang nyaris sempurna.
9.8190.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai bahan asahi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status