Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku
Beberapa detik kemudian, dengan suara yang cukup keras untuk didengar kursi seberang, Arvendra berkata santai, “Habis dari sini kita mau ke mana, Istriku?”
Kata ‘istriku’ itu meluncur pelan, tapi jelas. Ada tekanan halus di ujung suaranya, hangat sekaligus menohok. Dua ibu-ibu di seberang langsung menoleh spontan.
“Oh, istrinya ternyata,” gumam salah satunya, terbata-bata, sementara yang lain buru-buru menunduk pura-pura melihat ponsel.