Dimanjakan sang Majikan Tampan
“Dipakai ini, Neng. Dari Pak Galang.”
Dibantu wanita tua itu, Cahya berjalan tertatih. Di kamar dia mengganti baju yang berwarna merah bata. Bajunya nyaman dipakai, panjang sampai mata kaki tetapi terbelah di bagian samping sampai lutut. Tanpa kancing dada, dan potongan leher pun aman-tidak menunjukkan belahan dada.
Namun, bahan dari kaos dan cuttingannya mengikuti lekuk tubuh Cahya. Begitu juga warna gelap yang kontras dengan kulit Ayu yang terang. Tidak seronok, tetapi tetap menunjukkan keindahannya.