OBSESI BARA
Tangannya beberapa kali menghapus air mata yang kian berjatuhan.
"Iya, maaf. Maaf sayang ... Mas salah. Sekarang Mas akan buktikan kalau Mas akan pulang dengan selamat! Demi kamu, demi masa depan kita membaik lagi, Mas akan pulang dengan selamat," ucap Bara dengan tenang.
Laila mengangguk. Mengangguk cepat.
"Mas di mana ... mas pergi ke mana?"