Bara di Balik Mahar
katanya tanpa basa-basi.
Melinda meletakkan cangkir tehnya di atas meja.
"Minggu depan saya harus berangkat ke Malaysia. Menurut saya, semakin cepat semuanya diselesaikan, akan semakin baik."
Pak Wibowo memandang wanita itu dengan sorot mata sendu. Sesaat kemudian, ia mengalihkan pandangannya kepada putrinya.
"Ada apa, Pak? Bu?" tanya Kanaya bingung.