Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang Terikat Takdir

Hati yang Terikat Takdir

Rumah itu sederhana, jauh dari kemewahan yang pernah mereka bayangkan, tetapi terasa hangat. Hawa sore yang sejuk menyusup di antara dedaunan pohon mangga di halaman, membawa aroma tanah yang khas dan memberi suasana damai. Arum memandang rumah itu dengan senyum tipis. “Aku suka rumah ini, Ren. Sederhana, tapi terasa seperti rumah sungguhan.” Rendra tersenyum, menyadari bahwa itulah yang ia inginkan selama ini. Rumah kecil dengan Arum, bukan istana megah yang dipenuhi intrik dan beban masa lalu.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Head Over Heels

Head Over Heels

Membiarkan angin malam seketika berembus menerpa wajah. Balkon ini memiliki dua kursi kayu beralas lebar tersedia masing-masing di bawah kedua jendela panjang yang mengapit pintu. Berhadapan dengan terali pembatas yang hanya setinggi dada orang dewasa. Sehingga pemandangan yang tersaji di depan sana mudah dinikmati sekalipun dalam posisi duduk bersantai. Ya, walaupun untuk saat ini, dirinya tak bisa melihat pemandangan apapun selain pepohonan berkabut serta hujan yang dibawa oleh mendung menggantung di atas langit.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 236 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
MARRIED TAPI AVAILABLE

MARRIED TAPI AVAILABLE

Pengalaman itu terlalu indah untuk diabaikan, terlalu sayang untuk dicampakkan, terlalu nikmat untuk tidak dilanjut. Rumah yang ia dekati hanyalah rumah tipe 21 yang standar. Dan rumah sederhana tetaplah rumah sederhana. Kecil, mungil, yang ketika orang mengintip dari luar maka akan terlihat seluruh isi rumah. Belum banyak renovasi dan jumlah kamar tidur pun hanya satu dan berada di sisi bagian belakang rumah. Ia kini bergerak mendekati dan mulai mencari jalan untuk melihat pemandangan di dalamnya. *
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Aku Suka Kamu, Tapi ....

Aku Suka Kamu, Tapi ....

Walaupun hubungan mereka sama sekali tak pernah menghangat seperti anak-anak lain. Monik menaiki tangga menuju lantai dua, tetapi tak lantas pergi ke kamar. Ia ke balkon yang menghadap kolam renang di belakang rumah. Di tepi-tepi balkon berdiri pot-pot berisi tanaman yang subur, dirawat dengan sangat baik oleh ibu tirinya. Sebuah kursi yang terbut dari rotan dan berbentuk huruf O tergantung di langit-langit balkon sebelah kanan. Monik menjatuhkan diri dalam perkakas itu yang telah diberi busa dan bantal duduk.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Sorry, cause I Love You

Sorry, cause I Love You

Rumah berlantai dua dengan desain rumah tropis yang menakjubkan. Ada taman yang berukuran besar dan mirip dengan hutan belantara. Bahkan Ammy bisa menikmati keindahan taman melalui balkon, jalan setapak, dan juga jendela kaca berukuran besar, tampak indah dan asri meskipun tak sebagus rumah Jack Keberadaan balkon, jalan setapak, dan jendela mungkin bertujuan agar penghuni merasa berada di hutan meski sebenarnya rumah iti berada di tengah kota.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Membuatmu Jatuh Cinta Lagi

Memang mereka bukan tetangga yang harus saling kenal, tetapi paling tidak dia melihat wajah mereka buat menghindari kecanggungan. Dibukanya balkon yang mengarah ke sebuah vila di samping kiri. Elemen kayu yang mendominasi bangunan memberikan kesan hangat dan menyatu dengan semak maupun pepohonan di sekitarnya. Pada fasad yang mengarah ke laut, terdapat kolam renang yang airnya tampak menyegarkan.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Sindiran Pedas Istri Kedua

Sindiran Pedas Istri Kedua

Khalif pun mengeratkan pelukannya. Rumah yang kami tempati sekarang bisa dibilang merupakan rumah idaman Rara. Rumah berlantai dua dengan balkon di bagian depan dan samping. Dia sudah memilih kamar yang ada balkonnya dan telah selesai didekorasi sesuai keinginannya.
1093.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Balkonnya cukup sederhana, berukuran kecil hanya 2x3 Meter saja. Rayhan dan Avraam tampak sudah terlelap di Kamar sebelahnya, terdengar dari suara dengkuran yang menyembul ke luar ruang yang sepi, ya ruang tengah yang terlihat sepi kini terdengar ramai oleh dengkuran mereka berdua. Linara hanya melihat sekeliling ruangan yang kini sangat sepi, kini lanjut melangkah menuju balkon.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dadakan dengan CEO

Pernikahan Dadakan dengan CEO

Bagaimanapun juga, mereka masih tidak cukup mengenal satu sama lain. Dia bangkit dan berjalan pergi, pergi ke balkon untuk mengambil jemuran, “Waktu mendekorasi rumah dulu, kamu seharusnya menyuruh orang untuk memasang dua palang horizontal di balkon. Supaya mudah kalau mau menjemur baju.” Stefan tidak menjawab. Dia membeli rumah yang sudah jadi. Dia biasanya tidak pernah mengurus hal-hal kecil seperti itu. Mana dia tahu kalau dia harus memasang dua palang horizontal di balkon untuk menjemur baju.
9.55.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207.7K kali sebagai balkon rumah sederhana
Tampilkan Ulasan (864)
Baca
+Pustaka
Weneedta
Hai... Sambil nunggu update buku ini, mampir ke cerita aku yuk. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Ceritanya relate dgn kehidupan sehari-hari. Ditunggu ya. Makasih ^_^
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Sehangat Dekapan Mantan

Sehangat Dekapan Mantan

Ruangan itu sederhana, tetapi rapi dan bernapas; seprai putih lembut, meja kecil, lemari mini, dan sebuah pintu kaca yang mengarah ke balkon sempit. Balkon itu kecil, hanya cukup untuk dua orang berdiri, tapi pemandangannya memungkinkan angin malam masuk dengan bebas. Tempat itu seakan ditakdirkan untuk menjadi ruang napas bagi seseorang yang sedang dihancurkan dunia, sekaligus tempat sembunyi dari segala hal yang memburunya.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status