Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter, Jangan Menyentuhku Lagi

Dokter, Jangan Menyentuhku Lagi

Lalu, berdiri tegak, berpegangan pada besi pembatas balkon, mencoba mencari ketenangan. Tatapannya kemudian beralih, menatap sisi balkon dari bangunan di sebelah rumahnya yang juga bertingkat dua. Jaraknya tidak terlalu jauh, hanya terpisahkan oleh pekarangan samping yang sempit. Dan kebetulan arah dua balkon itu tepat berseberangan. Tatapannya kembali kosong sambil memikirkan suaminya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Hasrat Kakak Tiri

Hasrat Kakak Tiri

Sore itu turun perlahan di balkon rumah besar yang berdiri tenang di balik pagar tinggi. Rumah itu bukan rumah yang berisik. Tidak ada tawa berlebih, tidak ada percakapan panjang tanpa tujuan. Segalanya tertata, terlalu tertata seperti kehidupan yang sejak lama diputuskan untuk tidak memberi ruang pada kejutan.
7.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Wanita Rahasia Dokter Arogan

Wanita Rahasia Dokter Arogan

Rumah tak berpagar, berwarna putih coklat seperti rumah sederhana pada umumnya. Sebuah rumah yang cukup dibilang paling sederhana diantara rumah lainnya. Terlalu sederhana untuk seorang laki-laki dengan nama Al-Fayaadh di belakang namanya. Pencahayaan terang di dalam rumah menandakan manusia di dalamnya masih terjaga. Berkali-kali Aksa hendak memutar haluan, pulang ke rumah lalu beristirahat seperti biasa. Tetapi gerak mobilnya justru melangkah ke rumah ini, rumah yang paling ia benci, rumah yang sama sekali tidak ada di dalam angannya untuk ia datangi.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Wait At 24

Wait At 24

Pagar bambu sederhana satu-satunya jalan yang tersedia untuk kita masuk ke dalam rumah itu, Sebuah rumah dengan halaman yang sangat luas, rumah satu lantai berpintu kayu cokelat dan dua kursi rotan di depan rumah menyiratkan sang empunya adalah orang yang sederhana, tidak menampakkan keangkuhan seperti kebanyakan orang kota yang mempunyai pagar-pagar tinggi untuk membatasi rumah mereka dengan dunia luar. Baru saja membuka pagar, kita disambut oleh seekor kucing flatnose putih yang sepertinya tidak asing lagi bagiku. Aku seperti pernah melihat kucing itu, aku kenal betul kalung siapa yang dipakaikan pada kucing itu. Ah mungkin hanya saja.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Rahim Kedua

Rahim Kedua

Reza menatap bangunan rumah di sebelahnya itu. “Bukankah rumahku sangat sederhana jika dibandingkan dengan rumahmu,” celetuk Ruby sambil tersenyum merendahkan dirinya sendiri. “Kecil atau besar, sederhana atau mewah, bagiku rumah tetaplah rumah. Tempat kita bisa istirahat dan bertemu dengan orang yang disayangi,” sahut laki-laki itu. Ruby tersenyum tipis.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Ayah Untuk Danish

Ayah Untuk Danish

ucapnya saat tangannya menyentuh handel pintu yang ternyata tidak terkunci. Tanpa membuang waktu lebih lama, Senja berjalan cepat mencari pintu utama. Wanita itu menatap sekeliling rumah yang sebagian dindingnya dari kaca, sementara sebagian lagi bermaterial kayu. Perpaduan yang sempurna. Sangat menyegarkan mata. Rumah kayu dengan model geometris ini memiliki ruangan yang seperti balkon. Balkon itu cukup besar dan bisa difungsikan sebagai tempat berkumpul, bersantai atau tempat berjemur.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Devil (Indonesia)

Devil (Indonesia)

Aku menginjakkan kaki di depan sebuah rumah bertingkat dua berwarna krem dan putih. Sebuah rumah yang sebenarnya sederhana, namuan dari luar, aku tahu pasti rumah ini sangat luas sekali. Ada beberapa pilar yang menyangga balcony di lantai dua. Sebuah balkon yang luas sampai ada beberapa tiang yang harus menyangga. Tepat di bawahnya adalah tempat mobil terparkir, di sebelah kana nada sebuah rumah yang lebih kecil dengan nuansa abu-abu. Sebuah rumah yang berkesan minimalis.
1038.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 929 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Misi sang Tentara Rahasia

Misi sang Tentara Rahasia

Tidak lupa dengan kolam renang yang sangat terawat dan sebuah balkon yang cukup luas di lantai empat. Hampir mirip sebuah istana. Itu yang ada dipikiran Kenn saat melihat pertama kali betapa megahnya rumah Kazuha. Namun ia juga bingung, mengapa orang yang suka tampil sederhana seperti Kazuha tiba-tiba rela menghabiskan uangnya dan memperlihatkan kepada semua orang bahwa ia kaya.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Haid Pertamaku

Haid Pertamaku

Balkon kamar Tante Sonya menghadap langsung ke arah kolam renang yang berada di bawahnya, di lantai dua rumah besar ini, tempat Mella dan Tante Sonya bertemu untuk membicarakan rencana mereka. Di Dalam balkon yang tidak terlalu luas itu, Terdapat dua sofa tanpa sandaran bercorak polkadot yang dipisahkan sebuah meja kecil berbentuk bulat. Dari atas balkon selain kolam renang dan tembok pembatas halaman belakang, juga terlihat rumah-rumah padat penduduk yang ada di luar lingkungan komplek serta beberapa gedung apartemen tinggi menjulang setelah perkampungan tersebut.
1037.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 943 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
MY BAD BOSS

MY BAD BOSS

Gadis itu berjalan dengan lemah ke arah jendela yang telah dibuka. Ia berdiri di balkon dengan ternganga. “Di mana ini?” Matanya tak melihat tanda-tanda padat penduduk. Ia hanya melihat pemandangan hijau di sekitarnya. Satu-satunya tanda-tanda kehidupan yang berada di dekat rumah itu adalah bebera deret rumah lengkap dengan hewan-hewan ternak yang sedang merumput di sekitarnya.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai balkon rumah sederhana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status