Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Kemudian, Naira melihat Bastian muncul di ruang makan sambil membawa segelas minuman yang mengeluarkan asap panas. “Nih!” Bastian menaruh minuman hangat itu di depan Naira. “Masih panas, hati-hati.” Naira melongok ke minuman itu dan menghirup aromanya. ‘Teh dan jahe?’ Hidungnya tidak salah membaui. Dia meyakini itu merupakan wedang teh jahe. ‘Om Tian bikin beginian untuk aku?’ Mata Naira melirik singkat ke Bastian secara diam-diam ketika pria itu mengambil ponsel untuk memeriksa sesuatu di sana.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as bantal hangat
Read
+Library
Terjerat Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Terjerat Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Segera, Dimas kembali dengan segelas minuman yang mengepul sambil berkata, "Minumlah ini selagi masih panas. Ini bisa meredakan sakit perutmu. Pakai ini juga di perutmu." Kemudian, Dimas mengeluarkan sebuah kotak dari lemari. "Apa ini?" tanya Amel ragu-ragu sambil menatap kotak itu. Dimas tidak segera menjawab pertanyaan Amel, melainkan sibuk mengeluarkan sesuatu dari kotak itu. Benda itu tampak seperti ikat pinggang. Dia berkata, "Ini adalah bantal penghangat yang aku beli khusus untukmu. Ini bisa meredakan sakit dan nyeri perut serta pinggangmu. Coba pakailah."
9.326.8K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as bantal hangat
Read
+Library
Sentuhan Ajaib Mas Yanto

Sentuhan Ajaib Mas Yanto

Punggungnya melengkung hebat, dan erangan panjang lolos begitu saja dari bibir merahnya. Setiap putaran jemari Yanto menyalurkan gelombang panas yang langsung merambat deras hingga ke area paling sensitifnya. Tubuh sintal Bu Broto gemetar hebat, menikmati kehangatan ajaib yang membakar seluruh tubuhnya. "Duh Gusti... enak banget, To... hhh... Tanganmu panas..." racau Bu Broto seraya mencengkeram sprei ranjang kuat-kuat.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as bantal hangat
Read
+Library
Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

"Sera yang membelikannya?" Pelayan membuka bibirnya. Ingin menjawab ketika seorang pelayan yang lain datang ke kamar Tania. "Maaf, Nona. Saya membawakan bantal khusus ibu hamil untuk Nona agar punggung Nona tidak sakit saat tidur."
1039.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as bantal hangat
Read
+Library
Hatiku direbut Berondong

Hatiku direbut Berondong

Sentuhannya hangat. “Kalau begitu, biarkan aku pastikan kau tidak kedinginan lagi sebelum aku membetulkannya besok.” Tanpa menunggu jawabanku, Rian bangkit. Ia pergi ke lemari linen di ujung koridor, kembali dengan selimut tebal yang baru dan bantal ekstra. Ia membentangkan selimut itu dengan hati-hati di sofa panjang di depan ranjangnya, menjadikannya tempat tidur yang nyaman.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as bantal hangat
Read
+Library
IMAM UNTUK NIRMALA

IMAM UNTUK NIRMALA

Lumayan, setelah ditutup baju tebal itu rasa hangat mulai merayap di tubuhnya. "Aku buatkan segelas susu panas. Aku rasa udara dingin begini akan lebih enak meminum air panas. Rasa panas yang mengalir di kerongkongan hingga ke perut akan mengurangi rasa dingin" ujar Bian sambil melingkarkan tangan dipinggang Mala dan memeluk istrinya erat. Mala membalas pelukan itu dengan ikut meletakkan tangannya di atas tangan Bian. Mengelus punggung tangan itu dengan penuh kasih saying.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as bantal hangat
Read
+Library
TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

TANTE MALIKA : MANISNYA DENDAM ADIK TERSAYANG

Nyala api dari kayu bakar dengan segera menghangatkan tubuhnya. Tidak lama Anton masuk dengan membawa handuk dan beberapa baju yang basah. Setelah menggantungnya pada bentangan tali tampar di pojok ruangan, Anton membuka tutup dandang yang tergeletak di samping Malika. Uap panas dan bau khas segera menguap.
108.2K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as bantal hangat
Read
+Library
Dekapan Hangat Pacar Sahabat

Dekapan Hangat Pacar Sahabat

Selang infus menjulur di sisi tangan kanannya. “Ha—us.” Galang bergegas menghampiri ketika mendengar Shena berbicara. “Kamu udah bangun?” Shenina mengangguk lemah sebagai jawaban. “A-aku haus,” katanya. Galang meraih segelas air dari atas nakas kecil di samping brankar. “Pelan-pelan, aku bantu,” ucap Galang lirih, ia menyelipkan satu tangan di belakang punggung Shenina, membantu tubuhnya terangkat perlahan hingga duduk bersandar pada bantal.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as bantal hangat
Read
+Library
Merebut kembali Cinta Istriku

Merebut kembali Cinta Istriku

Kini Ketiganya terlibat perbincangan tentang bayi kembar yang sedang menangis karena merasa risih itu. Tak lama kemudian, muncul lah ibunya Retha Di tangannya sedang memegang satu bantal yang bergambar kartun lelaki dengan hati terbelah. Sebelum masuk ke kamar ia sempat menyapa Justin sejenak, lalu menemui putri dan mantunya. "Tha, ini Mama bawain bantal kamu yang ada di rumah," ucap wanita paruh baya itu sambil meletakkan bantal tersebut di atas ranjang baby-nya.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as bantal hangat
Read
+Library
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

"Jangan masuk ke dalam. Kita gunain sleeping bagnya sebagai alas doang!" "Yah, kan dingin." rengek Thea. "Ada selimut. Kita pake selimut," gumam Nathan, Gadis itu menghela nafas lalu memutar pandangan ke arah kain terlipat yang ada di sampingnya. Diraihnya benda itu,lalu menemukan sebuah bantal empuk di bawah selimut tadi. "Loh. Ada bantal!" "Itu punyaku." tegas Nathan,
1015.3K viewsOngoingAdded to Library 552 Times as bantal hangat
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status