Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dekapan Hangat Kakak Angkatku

Dekapan Hangat Kakak Angkatku

Aroma makanan hangat memenuhi ruangan. "Makanan sudah datang,: kata Kai. "Sekarang saatnya kamu makan. Kamu butuh banyak asupan untuk mengganti energi yang semalam terkuras. Ucapan itu membuat pipi Sela memanas. Ia menunduk, menahan rasa malu yang kembali menyeruak. Kai menuntun Sela menuju sofa di sudut kamar dan mendudukkannya dengan hati-hati. Tangannya tidak pernah benar-benar lepas dari tubuh Sela, seakan takut Sela akan menghilang.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

Kekasih Hatiku Sang Tokoh Kedua.

"Minumlah teh hangat ini. Aku... aku harus segera membawakanmu peralatan yang kujanjikan." ​Elias segera kembali dengan dua tas besar. Satu berisi bantal kursi yang tebal dan empuk, dan yang lainnya berisi gunting pemotong bunga dari baja berkualitas tinggi, oasis premium dalam jumlah besar, dan beberapa alat berkebun yang mahal. ​"Ini bantalnya. Kau harus menggunakannya segera. Jangan pernah berdiri terlalu lama," Elias memerintah, nadanya kini lembut namun tegas.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Satu bantal segera dilayangkan Alisia kearah Ken. Namun lelaki itu berhasil melindungi wajahnya dengan gerak refleks yang sangat bagus. Saat Ken mengembalikan bantal ke atas kasur, Alisia bisa melihat lelaki yang kini hanya mengenakan celana itu tampak terhibur atas apa yang dia lakukan. Meski Ken tidak tertawa, tetap saja matanya seakan memancarkan sesuatu. Seolah-olah Alisia benar-benar hiburan yang membuat paginya terasa lebih berwarna.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

“Nai, tolong percaya aku.” Bastian memandang Naira. “Tapi, sebelum itu, aku pingin kita berada di ruang yang hangat dulu. Naira udah terlalu lama terkena hujan.” Tidak menyangkal akan ucapan Bastian, Naira mengangguk. Bersama ibunya, mereka bertiga pergi ke mobil Bastian. Bastian lekas menyalakan penghangat udara untuk mereka, terkhusus Naira. Tak lupa pria itu mengalungkan jas yang ada di mobilnya ke Naira agar wanita tercintanya cepat mendapatkan rasa hangat.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Terjerat Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Terjerat Pernikahan Kilat dengan Sang Miliarder

Segera, Dimas kembali dengan segelas minuman yang mengepul sambil berkata, "Minumlah ini selagi masih panas. Ini bisa meredakan sakit perutmu. Pakai ini juga di perutmu." Kemudian, Dimas mengeluarkan sebuah kotak dari lemari. "Apa ini?" tanya Amel ragu-ragu sambil menatap kotak itu. Dimas tidak segera menjawab pertanyaan Amel, melainkan sibuk mengeluarkan sesuatu dari kotak itu. Benda itu tampak seperti ikat pinggang. Dia berkata, "Ini adalah bantal penghangat yang aku beli khusus untukmu. Ini bisa meredakan sakit dan nyeri perut serta pinggangmu. Coba pakailah."
9.326.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
SEBATAS TEMPAT SINGGAH

SEBATAS TEMPAT SINGGAH

Terlebih saat itu malam sudah sangat larut. Shania pun memindah tangan Anggita yang berada di pinggangnya. Setelahnya Shania bangkit. Wanita berhidung bangir itu mengambil selimut di lemari. Tak lupa ia juga mengambil satu bantal dari atas ranjang dan membawanya keluar. "Ham, pakai bantal sama selimut ini, ya!" ucap Shania sembari menyerahkan bantal dan selimut untuk Hamish.
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Melahirkan Keturunan Untuk CEO

Kemudian sesegera mungkin Aarav ngebirit dengan tergesa-gesa. Selang beberapa menit, Aarav kembali dengan membawa sebuah kotak yang disebut bantalan pemana. Untung di hotel ini sudah menyediakan berbagai alat yang lengkap sehingga saat Aarav membutuhkannya mereka langsung menyediakan. "Kinar, tenanglah, nanti kau akan merasa baikan setelah menggunakan ini," ujar Aarav ikut duduk di tepi ranjang. Sesegera mungkin ia menyimpan benda tersebut di perut Kinara.
1049.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Tuan Elias (Mafia Romance Trilogy)

Terjerat Cinta Tuan Elias (Mafia Romance Trilogy)

Di atas tempat tidur king size, Elias bersandar pada tumpukan bantal, dadanya yang bidang dibalut perban putih yang melilit diagonal hingga ke bahu. ​Kelly membawa baskom berisi air hangat dan kain linen halus. Ia meletakkannya di nakas dengan gerakan yang tegas. ​"Aku bisa melakukannya sendiri, Kelly," suara Elias terdengar parau, matanya yang kelabu menatap Kelly dengan intensitas yang mencoba menutupi kerapuhannya.
10689 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Salah Nikah, Temukan Cinta Sejati

Bantal. Clarin menjelaskan dengan tulus, “Tadi malam saya sempat telepon Nenek, tanya kira-kira hadiah seperti apa yang cocok untuk orang tua. Nenek bilang sering insomnia, susah tidur. Saya berpikir Carles sudah lumayan berusia, neneknya pasti juga khawatir dirinya belum nikah sampai-sampai susah tidur.” “Jadi, saya pun buat bantal ini. Ada rempah-rempah penenang di dalam bantal yang berguna untuk membantu insomnia.”
1065.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Hatiku direbut Berondong

Hatiku direbut Berondong

Sentuhannya hangat. “Kalau begitu, biarkan aku pastikan kau tidak kedinginan lagi sebelum aku membetulkannya besok.” Tanpa menunggu jawabanku, Rian bangkit. Ia pergi ke lemari linen di ujung koridor, kembali dengan selimut tebal yang baru dan bantal ekstra. Ia membentangkan selimut itu dengan hati-hati di sofa panjang di depan ranjangnya, menjadikannya tempat tidur yang nyaman.
10929 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bantal hangat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status