Reset
Pasrah, cowok itu pun membuka helmnya, nyengir mengacungkan dua jari tangan kanannya membentuk lambang piece.
“Sabar atuh Kak, gitu aja marah-marah. Cepet tua lho ntar.” Ledeknya masih saja mengembangkan senyum, tidak peduli muka Lintang yang sudah memerah, marah.
“Saka! Ngapain sih lo. Lo mau bolos, hem?” selidik Lintang.
Saka mengangguk mantap, lagi-lagi nyengir. Lintang geleng-geleng, tidak habis pikir dengan bocah ingusan satu ini.
Bab Populer