Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Setelah selesai, ia menunaikan janji pada buah hati untuk menemani bocah itu bermain. Dalam permainan Barbie yang diatur oleh Syaina. Langit mendapat peran sebagai ibu tiri yang terkena azab. Syaina menjadi putri yang disakiti oleh ibu tiri tapi dilindungi oleh seorang peri cantik. Yaitu Barbie yang dimainkan oleh Hana.
9.8138.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
SKANDAL DUA MENANTU

SKANDAL DUA MENANTU

Dia adalah seorang wanita paruh baya, namun wajahnya yang terawat dan penampilannya yang anggun menunjukkan bahwa dia lebih muda dari usianya. Barbara mengenakan gaun berwarna pastel yang menonjolkan kesan feminin dan elegan, sementara perhiasan yang menghiasi tangannya menambahkan sentuhan kelas dan kecanggungan. Meskipun usianya sudah tidak lagi muda, Barbara memiliki aura yang kuat dan karisma yang membuat orang lain merasa nyaman di dekatnya. "Selamat datang di rumahku!" Barbara menyambut Zoya dan Erlang dengan senyum yang tulus membuat keduanya merasa nyaman dan menepis segala pemikiran buruk.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
Balada Cinta ShaBar

Balada Cinta ShaBar

Huaaa! Lagi bingung-bingungnya, tau-tau ada yang lari masuk ruangan. "Baruna!" Sumpah, aku seneng banget! "Baruna sama siapa ke sini?" nanya sekaligus antisipasi kalo ketemu Dirga lagi. "Ibu," jawabnya semringah.
1015.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 564 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

Tangan Lusia bergetar, meski udara di dalam bar cenderung hangat. Lusia bergetar bukan karena kedinginan. Gadis mungil itu masih ketakutan, dan bergetar karenanya. Laki – laki yang menolong Lusia dan membawanya ke dalam bar tengah pergi ke dapur. bar ini benar benar baru di buka dan belum ada orang yang berdatangan. Ini menguntungkan bagi Lusia. Tapi ia tak bisa berhenti was – was.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
Shirea

Shirea

Dia adalah wanita pembawa kekacauan tersebut, dengan seringai jahatnya yang seolah-olah menuntut balas atas nasib yang dialaminya, meskipun sebenarnya ia tak memiliki harapan apapun. "Lavina," gumamnya. "Kenapa kau tidak cepat-cepat membunuhku? Apa kau takut jika arwahku menghantuimu?" ucapnya menyeringai. Satu cambukan mendarat ditubuh wanita itu disertai tatapan tajam sang ratu bijak yang kini menjelma menjadi iblis.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 386 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
Firdaus

Firdaus

"Mau main apa Ril? Balapan mobil aja kuy!" "Enggak." "Trus?" "Kamu pernah main itu gak?" Jibril menunjuk ke sebuah permainan dengan sebuah layar besar yang memutarkan lagu k-pop. "Hooh... kamu k-poper juga toh?" "Hehe, aku belum pernah cerita ke kamu ya? Makanya aku suka model rambut begini, two-block namanya." "Two-block?" "Iya. Coba deh lu potong kek begini juga, pasti cocok tuh buat lu. Dah lah, yok main."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
ZANNA

ZANNA

Gadis berambut pirang dengan seragam sekolah ketat yang membalut tubuh kecilnya, membuat setiap lekukan tubuh nya nampak begitu jelas. Bibir merah, serta sepatu dan kaus kaki warna warni. Siapa lagi kalau bukan Ele, atau nama lengkapnya adalah Eleina.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Dia tidak pernah menyangka akan mendengar kabar seperti ini. Arya melajukan motornya ke rumah Rania, sebenarnya tujuan utamanya keluar adalah untuk mengunjungi Bashcamp tapi dia mengingat gadisnya dan juga anaknya. Mengingat bahwa Rania hamil anaknya membuatnya tersenyum, Arya tidak pernah membayangkan jika diusianya yang masih 19 tahun, dia sudah akan menjadi Ayah.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Laila meremas sisi figuran tersebut. Di sana, di dalam foto itu terdapat seorang perempuan yang tengah memegang sebuah piala. Perempuan berjilbab, cantik dan manis. Di sebelah kiri perempuan itu Bara ada di sana, tersenyum bahagia dalam menatap. Senyum itu, Bara tidak melihat ke depan, melainkan melihat perempuan itu dari samping. Sedang di sebelah kanan perempuan itu ... Shaka, berfoto di sebelah kanan perempuan tersebut. Dia juga tak kalah bahagia, dia tersenyum lebar.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 872 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Menjadi Wanita Terhormat Setelah Dikhianati

Zein dan Vannia memasuki toko mainan yang super megah. Walau Vannia sudah bukan anak kecil lagi, tapi melihat nuansa warna merah muda itu membuat senyumnya mengembang lebar. Rasanya ia ingin memasuki zona barbie itu dan bermain di sana. Namun, mengingat ia sudah dewasa, Vannia mengurungkannya. "Kau mau masuk ke zona barbie?"
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai barbie dia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status