KINASIH
Satu per satu kancing kemeja Bayu dilepasnya, menampilkan dada bidang yang cukup membuat hatinya bergetar.
Tanpa menunggu lama, Siska menjalankan aksinya dalam diam. Bayu terus mengumpat dalam hati. Mulutnya masih tersumpal, demikian juga dengan ikatan di tangan dan kakinya terlalu kuat. Bayu merasakan kebas dan nyeri saat dia terus berusaha bebas.
Di saat seperti itu, Bayu terus merapalkan do'a, meski dia tak yakin ada bantuan yang akan datang padanya.
Hot Chapters