Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

tebak Baraka. "Bukan!" "Lalu, apa?" "Aku juga tak tahu. Tapi, kalau batu, kenapa bisa melompat-lompat seperti itu?" Baraka terdiam. Kemuning turut terdiam. Ketika benda-benda bulat yang tengah menggelinding dan melompat-lompat sudah dekat di hadapan mereka, memekik paraulah kedua muda-mudi itu penuh rasa nyeri dan giris. Benda-benda bulat itu ternyata kepala manusia!
1028.3K viewsOngoingAdded to Library 792 Times as batu bara muda
Read
+Library
Ku Izinkan Suamiku Menikah Lagi

Ku Izinkan Suamiku Menikah Lagi

"Karena aku yakin, batu yang keras pasti akan berlubang jika ia selalu ditetesi air terus menerus." "Kamu pikir aku sebuah batu?" "Iya, Batu Bara." Jawaban Shamita berhasil membuat tawa Bara keluar keras. Hati wanita berusia 22 tahun kembali menghangat. Ternyata membuat suaminya tertawa begitu sederhana. Bara memang sosok yang supel terkadang ia cepat mampu bergaul dengan siapapun. Tapi tidak dengan wanita. Dirinya akan menampakan sisi buruknya saat ada wanita di sampingnya. Namun, kesabaran Shamita membuat pikiran Bara berubah prihal wanita.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as batu bara muda
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

ungkap Kelenting Sari. “Tunggu gadis muda, aku memiliki sesuatu untukmu. Ini! Ambilah,” Bajangan melontarkan sebuah batu mustika kecil dari mulutnya. Batu itu memiliki warna merah muda berkilau, ukurannya sangat kecil hanya sebesar biji jagung, tapi memiliki aura energi aneh yang memancar sangat pekat. “Benda apa ini tuan Bajangan?” tanya Keleting Sari heran.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as batu bara muda
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Rahasia dari Dasar Palung: The Unwritten Ancestor Sebelum meninggalkan palung, Sarah Vance menemukan sebuah makam kuno di pusat Arkaadia. Di sana tertulis sebuah nama yang membuat jantung Surya berdegup kencang: Bramastra Wijaya. "Surya, ini adalah makam kakek buyutmu yang asli," ujar Sarah, suaranya penuh kekaguman. "Dia bukan mati karena usia; dia mengorbankan seluruh eksistensinya untuk menjadi 'Baterai Cahaya' yang menjaga agar Arkaadia tidak terhapus selama milyaran tahun ini. Dia adalah alasan kenapa sinyal itu masih bisa terpancar."
690 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as batu bara muda
Read
+Library
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Batu bata itu memiliki panjang sekitar satu meter, lebar sepertiga meter, berwarna abu-abu kehijauan, dan di atasnya terukir pola naga dan phoenix. "Aku kira benda bagus apa. Ternyata cuma batu bata." "Kelihatannya memang batu bata dari Dinasti Taryam." "Batu bata seperti ini sama sekali nggak berharga." Semua orang langsung kecewa.
9.51.1M viewsOngoingAdded to Library 35.9K Times as batu bara muda
Read
+Library
Gairah Membara sang CEO Muda

Gairah Membara sang CEO Muda

Matanya kosong, langkahnya gontai, dan hatinya hancur. *** Naya sampai di depan sebuah apartemen. Apartemen tempatnya tinggal adalah bangunan tua yang remuk di sana-sini, dindingnya penuh coretan, dan tetangganya adalah sekumpulan orang-orang dengan nasib serupa: tertindas, miskin, dan penuh beban hidup. Sesampainya di unit kecil yang cuma bersekat triplek, suara batuk ibunya menyambut dari dalam.
914 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as batu bara muda
Read
+Library
PETAKA MADU BARU

PETAKA MADU BARU

Wanita itu terlihat gelagapan dan tidak tahu harus menjawab apa, sedang Mas Haris seolah menangkap apa yang aku maksudkan, ia meminta maaf dengan isyarat kedua tangan yang ia tangkupkan di dada. Hmm, bubuk merica putih, jahe dan pupuk cabe merah yang kutambahkan dalam jumlah banyak, dan saat ini kusimpan di kantong, sangat membantu niatku memberi pelajaran mempermalukan madu baruku itu. Rasakan!
7.1K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as batu bara muda
Read
+Library
Bara di Hati Mikha

Bara di Hati Mikha

Apalagi mitos-mitos yang sering aku dengar bahwa itu bisa menurun. "Ma, tolong jangan keras ke Mikha seperti Mama keras ke aku," perkataan Bara membuatku menolehkan kepala untuk menatapnya yang kini sedang berdiri di sampingku. "Kenapa memangnya?" "Mikha itu si kepala batu. Susah dikasih tahu. Apalagi menerima masukan dari orang lain."
10746 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as batu bara muda
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status