Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Magang di hati CEO tampan

Magang di hati CEO tampan

Ia menghampiri seorang ibu penjual bawang dengan percaya diri. “Bu, bawang merahnya sekilo berapa?” tanya Arka dengan nada yang ia pikir sudah sangat luwes. “Dua puluh ribu, Kang,” jawab si ibu sambil tersenyum. Arka mengerutkan kening, mencoba mengingat tips menawar yang pernah ia baca di internet. “Dua belas ribu, ya, Bu?” Si ibu penjual tertawa terbahak-bahak. “Aduh, Akang ini bisa aja. Itu mah harga dari petaninya langsung, Kang. Kalau segitu saya nggak dapat untung.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

Aku dan juga Mbak Rini berteriak bersamaan. "Gimana caranya seperempat kilo bawang merah, bisa untuk setengah bulan, Bi?" tanya Mbak Rini dengan serius. "Kasih tahu aku dong caranya, biar aku bisa hemat uang belanja juga," kata Mbak Rini lagi. "Ya caranya, kalau kamu masak … bawang merahnya itu cukup satu kelopak saja, jangan banyak-banyak!" kata Bi Ramlah sambil terkekeh kecil.
9.6235.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Selama ini, dia tidak pernah memperhatikan bawang merah dan bawang putih sedetail. Arion diam memperhatikan Zahira tertawa lepas seperti ini. Gadis itu sungguh sangat cantik dan manis. Lesung pipinya akan terlihat jika sedang tertawa dan tersenyum, sungguh cantik dan manis sekali. "Beby, kamu pilih bawang merah atau bawang putih?" "Bawang merah menggambarkan kesetiaan dan keluarga harmonis, tapi dalam cerita dongeng, bawang putih itu jahat." Zahira berkata dengan tersenyum.
1066.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Segera aku buatkan apa yang ia minta. "Cabe merahnya tolong dibuang bijinya karena saya gak bisa pedas." "Baik, Bu." Aku tetap patuh pada arahan. "Bawang putih pilih yang kecil saja DNA bawang merah harus yang muda," katanya lagi memberikan instruksi. Aku tertawa pelan. "Saya lahir gak bareng sama bawangnya, Bu, jadinya gak tahu dia masih muda apa udah tua," jawabku berseloroh.
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

tanyaku iseng. “Namanya, bentar, ya.” Dia searching di ponsel dengan modal jaringan ala kadarnya. “Zingiber var rubru (jahe), orang Rusia.” Aku cuman bilang oh aja. Tapi kayaknya nama itu nggak asing sama sekali. Zingiber, zingiber, aaah, udah ingat di ujung lidah malah ilang. Ah, bodo amat nggak peduli.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 707 kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Ia tahu persis. “Bawang itu… harusnya dipotong lebih tipis lagi,” gumamnya dengan suara serak. Ia menatap tumpukan bawang merah yang sudah ia iris tadi siang, yang kini mengering di talenan. “Dan minyaknya… suhu idealnya 180 derajat Celsius, bukan lebih atau kurang. Itu baru akan mengeluarkan esensi manisnya, tanpa jejak pahit,” tamahnya.
915 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Manusia Setengah Iblis

Manusia Setengah Iblis

Padahal bisa saja dia setuju pada kaumnya untuk menjadikan aku camilan bersama. Kukupas beberapa bawang merah tunggal. Mereka terkejut. Kuremas-remas hingga bau bawang menebar. Mereka mengucak mata. Kepedihan lalu beringsut mundur. "Remas terus bawangnya," ucap Feli yang juga sedang meringis, menahan pedih di mata. Kulempar remahan bawang ke arah mereka, mengakibatkan mereka berlarian dan beriringan menjadi gagak. Terbang tinggi dan pergi menjauh.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Arkhan : Tambahin dikit, cabe merah. Luthfan : Kencur. Sanusi : Jahe. Zafran : Lengkuas. Johan : Buncis. Farzan : Kacang panjang. Valerio : Toge. Enver : Kecipir. Joshua : Baby corn. Sebastian : Wortel imut. Kedrick : Timun mungil. Nandito : Terong kecil. Jevera : Yang ungu, atau yang bulat-bulat?
8.58.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Wanita yang Menolak Lamaranku

Wanita yang Menolak Lamaranku

Wanita yang Menolak Lamaranku 36 Tak kuhiraukan ponsel yang terus menjerit karena ibu mertua terus mengawasiku yang sedang memasak layaknya komentator yang terus mengoceh tiada henti. "Cara mengiris bawang merah yang benar adalah secara melintang dari atas ke bawah jangan mengiris secara diagonal seperti itu karena selain aroma tidak bisa keluar, hasil potongannya juga tidak indah," ucapnya sambil menunjuk tangan kananku yang sedang memegang pisau. Aku menghela napas berat. Cuma memotong bawang aja jadi masalah. Apa mungkin mertuaku ini adalah seorang mantan chef atau mantan juri masak?
895.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Mutualism Marriage

Mutualism Marriage

Sebagaimana kata Adriel, dia harus sempurna di mata mereka. "O iya, saya lupa mengambil bumbu." Melati membuka sebuah laci di dapur. Dua jenis bawang sudah berada di tangannya. "Ini." Melati meletakkannya di atas meja, di hadapan Alena. Bawang? Ringisnya dalam hati. Seumur-umur dia tidak pernah mengupas bawang. "Adriel paling suka di atas supnya ditaburi banyak bawang goreng," beritahu Melati.
109.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai bawang merah english
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status