Misi Bertemu Cinta
Imaz hanya berdehem.
"senang berkenalan denganmu. Semangat..." Irma tampak begitu santai. Tak ada beban pula kelelahan. Ia mahir memotong bawang merah secepat itu. Meskipun kemampuan Imaz tak sebanding dengannya, cara manual perlahan-lahan jadi spesial. Ia cicipi rasanya. Manis asinnya sudah pas. Bumbu disisihkan. Api dimatikan. Jika bumbu sudah dingin bisa digunakan untuk merendam, Imaz mengambil delapan bawang merah, empat bawang putih, sepuluh buah cabai keriting, dan cabai rawit, tomat besar, terasi bakar, gula jawa, kaldu jamur, petai, jeruk limau secukupnya.
Hot Chapters