Dihamili Kakaknya, Dicintai Adiknya
“Sungguh? Kenapa tidak ke klinik saja istirahat? Sini id cardmu, biar aku absenkan.”
“Tidak, Sar. Tenang saja, aku akan baik-baik saja.” Nina merasa sungkan sebab sejak dinyatakan hamil, ia sudah beberapa kali istirahat di klinik bahkan absen.
“Jujur saja sebenarnya aku penasaran, kau sakit apa, Nin? Akhir-akhir ini aku merasa ada yang aneh denganmu. Cerita lah padaku, meski tidak bisa memberimu solusi, siapa tahu bisa sedikit mengurangi beban pikiranmu,” ujar Sari. Ia khawatir Nina mengidap penyakit serius bahkan mematikan. “wajahmu tampak pucat, kau juga terlihat tidak bersemangat. Katakan padaku, kau sakit apa? Jangan bilang kau sakit kronis.”
Hot Chapters