Merajut Asa
jawab Joseph.
"Apa yang sebenarnya terjadi di otak saat tidur sehingga bisa berdampak seperti itu?"
"Ada sel yang bernama microglia, dia berperan seperti tukang kebun yang membabat semak belukar liar. Dia akan memutuskan koneksi antar sel yang tidak lagi diperlukan saat kita tidur, sehingga sel otakmu terjaga dengan baik. Itu sebabnya apabila kamu tidur cukup, maka akan merasa segar saat bangun. Kalau tidurmu tidak cukup, microglia belum selesai membersihkan belukar liar. Jika ini terakumulasi, bisa kamu bayangkan betapa berantakannya isi kepalamu, sehingga pasti pikiranmu kusut, stres, imunitas turun, produktivitas rendah," jelas Joseph. Ia tersenyum, betapa Jovita selalu punya pertanyaan y