Gairah Cinta Berselimut Takdir
Senyuman tipis pun terbit di bibir Reliana, "Kemarilah, Lady Bella. Bukankah kau adalah calon pengantin dari Pangeran Glenrhys?"
Bella yang sebelumnya berniat untuk segera meninggalkan tempat itu, terpaksa harus melangkah menghampiri. Setelah sampai di samping Reliana yang sedang terduduk, Bella mempersembahkan senyuman terbaiknya, "Benar, Lady Reliana. Maafkan saya yang tidak tahu jika Anda sedang bersantai di sini. Sebelumnya, saya hanya sedang berjalan-jalan untuk lebih mengenal istana," papar Bella dengan senyuman.
Reliana bergeming sejenak sebelum akhirnya tersenyum simpul, "Tidak apa-apa, Lady Bella. Jika kau berkenan, maka bergabunglah bersama kami."
Hot Chapters