Malam Terlarang Bersama Paman
Karena pelayanannya yang cukup cepat, makanan pun tiba tidak lebih dari dua puluh menit.
“Ayo coba dulu!” Nicko memberikan sendok yang berisi sedikit nasi pada Nada. Sayangnya, Nada menggeleng, tapi Nicko semakin menyodorkan sendok itu ke depan mulut Nada.
Akhirnya Nada mengalah, dia mengambil sendok pemberian Nicko. Dengan sedikit ragu, akhirnya Nada memakan nasi di ujung sendok. Dia mengunyah pelan, sampai tiba-tiba matanya membulat.