Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Demi Harga Diri

Demi Harga Diri

Rain melemparkan sebuah kemeja warna hitam, tepat ke wajah Ara. "Apa sih, Kak? Aku baru aja istirahat setelah Kakak suruh aku bersihin kamar mandi Kakak," protes Ara. Rain melipat tangannya ke dada, menatap Ara tajam, membuat Ara seketika merutuki ucapannya tadi. "Berani membantah?"
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
Dengan Lembut

Dengan Lembut

Dia ingin berargumen dengan Yoga tapi tidak tahu apa yang harus dia ucapkan. Kepalanya berusaha mencari kata-kata agar bisa diucapkan tapi begitu melihat Yoga yang semakin lama semakin kesal dan dingin. Hati Bela menciut dan masuk ke dalam mobil. Dasar pengecut! Bela mengumpat dirinya sendiri. Melihat akhirnya Bela menurut, Yoga menutup pintu dan berjalan ke sisi lain mobil untuk duduk di kursi kemudi.
7.42.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
Rahasia Sang Dokter

Rahasia Sang Dokter

Bayangan segala macam konsekuensi yang akan dan harus Adam terima terus terbayang jelas dalam otaknya. “Ayo ngomong, Dam! Ngomong aja apa yang terjadi, apa susahnya sih?” ia memaki dirinya sendiri, mengutuk kebohongan demi kebohongan yang sudah dia lakukan pada orang-orang yang dia cintai.
10141.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

Namun, sebisa mungkin tak akan kubiarkan Almira terjatuh. Istri bos, tapi bodoh. Siapa yang mengatakan itu? Banyak. Almiraku terluka? Iya, tetapi dia sudah menyadari cara berpikirnya yang lamban itu. Namun, meski terluka bukan berarti dia terpuruk. Dia menjadikan omongan orang-orang di sekitarnya sebagai penyemangat untuk jadi lebih baik. “Aku bisa, aku bisa.” Selalu itu kata yang Almira ucapkan ketika bercermin.
4.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
BESANAN DENGAN MANTAN

BESANAN DENGAN MANTAN

tuturnya terlihat resah. "Saya tahu ada yang salah dengan diri saya. Karena mendadak saya jadi membenci ibu, malas ibadah, dan gampang tersulut emosi. Bahkan tiap kali sehabis minum kopi buatan Nona, rasa benci saya sama Ibu kian menjadi. Saya sadar, tapi saya gak bisa berbuat apa-apa," papar Galang dengan wajah sendu. Pak ustad mengulum senyum mendengar pengakuan Galang. Sementara Jani dan Ibu langsung menatapku. Aku sendiri tercenung mendengarnya. Sedih dan serta sedikit gondok pada Nona.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 279 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
ISTRI ALIM CEO KEJAM

ISTRI ALIM CEO KEJAM

Sebenarnya bagian mana pada anggota tubuh bagian int*m-nya yang terluka? "Aku tidak bisa mengontrol emosiku sendiri, kenapa aku bisa sekejam itu padanya? Sepertinya ada kepribadian ganda pada diriku. Ah ... Aku sendiri tidak dapat mengetahuinya, saat emosiku naik maka semuanya gelap. Dan itu terjadi secara tiba-tiba, dengan meluapkan kemarahanku—maka pikiranku kembali tenang." Adam bergelut, berbicara seorang diri.
9.579.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
Ketika Bertemu Denganmu

Ketika Bertemu Denganmu

Kenapa jalan hidupnya harus dibuat serumit ini? Ares berteriak dengan meninju satu tangannya ke dinding. Amarah yang memuncak dia lampiaskan dengan menyakiti dirinya sendiri. Dia tak peduli meskipun buku-buku tangannya menjadi memerah dan mungkin akan meninggalkan memar di sana. Sungguh, dia benar-benar tak peduli. Satu notifikasi pesan kembali muncul di ponselnya. Dengan enggan dia meraih benda pipih itu, kemudian mengerang saat mengetahui siapa pengirim pesan itu.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
Dikhianati Suami, dimanja CEO Tampan

Dikhianati Suami, dimanja CEO Tampan

Dengan wajah yang dipenuhi kerut cemas, Andi yang sudah seperti saudara baginya, mendekat sambil mengamati setiap gerakan Damian. Damian menghela napas dalam-dalam, matanya terpaku ke kejauhan. "Aku mencoba menghapusnya dari ingatanku, Andi. Namun, setiap kali aku menutup mata, bayangannya muncul lebih jelas dan nyata daripada sebelumnya," ucap Damian, suaranya tercekat, seolah setiap kata adalah luka yang belum sembuh. Dengan tubuhnya yang lemah, ia terlihat seperti pahlawan yang telah lama bertarung dalam perang yang tak terlihat.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
Menikahi Pangeran Es

Menikahi Pangeran Es

"Mereka ayah dan ibuku." Damar membanting setir, membuat mobil menepi seketika menimbulkan decitan yang memekakkan telinga. Tanpa sadar keringat dingin membanjiri pelipisnya. Damar menghela nafas kasar. Ia tak boleh lengah, ia jangan sampai melewati batas. Inilah yang Damar takutkan dan membuatnya tetap menjaga jarak dengan istrinya selama satu bulan terakhir. Damar takut pada dirinya sendiri, ia takut kehilangan kendali dan kembali menjadi dirinya sendiri seperti dulu sehingga membuat gadisnya tersakiti.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
Dendam Saudara Kembar

Dendam Saudara Kembar

Entah mengapa bayangan wajah wanita polos itu selalu muncul saat ia berduaan dengan Michella. Richard menjatuhkan bokongnya dengan kasar di atas kursi goyang yang berada di ruang kerjanya "gila, kenapa wajah kecoak itu selalu muncul saat aku bercumbu dengan Michella ?" Tanya Richard kepada dirinya sendiri.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai berdamai dengan diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status