Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
VERDINDA

VERDINDA

Ia berhutang budi dengannya. "Iya om, tante, sama-sama. Kalau begitu Verdi pulang dulu ya Verdi belum pulang dari tadi. Lo cepet sembuh ya, Din." Verdi mencium punggung tangan Bu Sella dan Pak Arif tak lupa ia juga mengusap puncuk rambut Dinda dan segera melenggang pergi. "Assalamu'alaikum." "W*'alaikumsalam." **
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai beringsut
Baca
+Pustaka
Aranjo

Aranjo

tuntut Aranjo. Wei Heng melangkah ke arah meja bulat. Di atas meja itu ada baskom kuningan berisi air. Wei Heng membasuh wajahnya, lalu mengeringkannya dengan kain. Kemudian, berbalik dan menatap Aranjo. Aranjo tersenyum lebar dan melompat girang, lalu berlari menghampiri Wei Heng. "Warna wajahmu sudah begitu bagus dan tubuhmu mulai berotot!" seru Aranjo senang dan menepuk lengan atas Wei Heng, merasakan otot-otot kencang itu.
9.8261.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.2K kali sebagai beringsut
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Tahar Kusnadi
Suka alurnya ceritanya, ga bertele2, pertama Baca kirain bakalan bosenin, ternyata malah bikin penasaran pengen baca lanjut dan lanjut,, Genre Fantasi-romance emang kereeen.. Terimakasih sudah memberikan bacaan yg menghibur, ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
SILARIANG

SILARIANG

seru Tyo sambil merentangkan tangannya dibarengi senyum yang lebar. “Waalaikumsalam, kejutan apa Mas?” Tenri melongo ke arah garasi samping rumah mereka setelah mengambil tangan suaminya dan mencium punggung tangan Tyo. Tyo merengkuh istrinya sambil tertawa-tawa.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai beringsut
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

"Besok gue berangkat ke Sulut." Ucapan Giko selanjutnya membuat gerakanku yang akan meminum air, terhenti. Aku tercekat sesaat. Sebelum berputar menghadap lelaki itu. "Sulut?" Mataku mengerjap. Sementara Danar di sampingku mengerutkan kening. "Sulawesi Utara?"
1015.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai beringsut
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Berebut Pantas

Berebut Pantas

Begitu memasuki area jalanan padat kendaraan, Varen mengubah kecepatan. “Sudah cukup, Ren! Tutup lagi gerbang kematiannya!” ucap Arash sembari memegangi dadanya yang sedari tadi berdebar-debar tak karuan. “Uwehehe. Gerbang apa katamu?” “Ah, sudahlah! Lupakan saja! Antar aku pulang segera!” “Yakin mau cepat-cepat pulang?” tanya Varen. “Sudah sore banget, Ren. Aroma tubuhku sudah tidak sedap lagi, nih!”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai beringsut
Baca
+Pustaka
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Balas Ajeng, menerima 2 kantung Kepeng emas. --------------------------------------------------------------- Halo, dukung aku terus yah. Maaf jika banyak kata yang masih typo,🙏 Note: -Bhumi: Pusat Kota Kerajaan -Kepeng: Uang koin berbentuk emas -Dayang: Pembantu para anak bangsawan. -Pribumi: Adalah keturunan bangsa asli dari tempat tinggalnya. -Bangsawan: Anak berdarah biru
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai beringsut
Baca
+Pustaka
Setipis Benang Sutera

Setipis Benang Sutera

Halo, Bun?] terdengar suara Lio dari seberang sana saat Arumi menekan tombol hijau di layar benda pipihnya. Arumi melirik Lia sekilas sebelum menjawab panggilan Lio, ia lalu mengaktifkan fitur loudspeakernya, [Halo, Lio. Ada apa, Nak?] jawab Arumi membuat Lia mendongakkan kepalanya saat mendengar nama suaminya disebut.
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai beringsut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status