Pesugihan Genderuwo
Dia benar-benar menikmati sensasi rasa unik yang kini dirasakannya.
Janin yang ada di perut Ratih menggeliat hebat, seakan-akan mereka bahagia mendapatkan makanan yang memang sudah diinginkan sejak tadi.
"Anak dajal, kurang ajar!"
Ratih mengumpat, tetapi tetap melahap kepala kambing dengan lahap. Mulutnya seakan tidak bisa berhenti mengunyah. Sensasi aneh menjalar ke seluruh tubuhnya, sesuatu yang tak bisa dia pahami. Ada rasa nikmat yang melampaui batas kewajaran—sesuatu yang seharusnya menjijikkan, tetapi justru terasa begitu menggoda.