Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kubalas Penghianatanmu Mass

Kubalas Penghianatanmu Mass

Tok Tok Tok "Pa, ini Andin. " "Masuklah nak" "Papa mau ngomong apa sama Andin? " "Nak, kamu kan sekarang masih dalam masa iddah, Bagaimana kalau seandainya kamu bekerja di perusahaan papa saja. Namun, selama masa iddah kamu, tidak perlu pergi ke kantor. Kamu cukup belajar dari rumah mengenai bagaimana cara memimpin perusahaan" Cukup lama Andin berfikir. Entah apa keputusan yang akan ia ambil. Yang pasti, ia tak akan salah lagi dalam mengambil keputusan. Sudah cukup dirinya merasa b*doh telah salah memilih pasangan.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
TERPAKSA BERBAGI CINTA

TERPAKSA BERBAGI CINTA

❤️❤️ Kubuka pintu taksi dan berlari ke sebuah tenda acara yang terlihat begitu mewah dengan desain rustic elegan. Selagi berlari menuju ke depan acara, aku terlambat. Kata sah sudah bergema, lututku lemas, dadaku sakit, begitu juga tenaga dan tulang-belulangku seolah dicabut paksa dari tubuh ini. Aku tersungkur tepat di depan saksi dan penghulu pernikahan suamiku. "Apa ini Mas? Kamu nikah lagi .... ya Allah ...." "Sofia ...."
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Dia coba telusuri arah lain, tak ada jejak selain di dekat batu persegi itu. "Ini aneh, batu persegi di tengah hutan...?" batin Jaka sambil terus memperhatikan batu itu. Sekilas Jaka melihat ada sebuah guratan di pinggir batu. Dengan cepat dia usap guratan yang penuh tanah itu. Pemuda itu terhenyak sesaat. Dibacanya satu tulisan sansekerta yang berbunyi, Wates Urip Pati.(Batas Hidup Mati).
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Kepergian Tanpa Tanggal Pulang

Menggunakan penilaianku yang tajam terhadap pasar saham, aku membantunya berinvestasi dan menata. Hanya dalam beberapa tahun, perusahaannya telah berkembang dari bisnis kecil yang tidak dikenal menjadi pemula baru di pasar modal. Sampai tahun ini, kami memiliki anak melalui program bayi tabung dan semuanya sempurna. Dia memelukku dan berkata bahwa anak ini adalah hadiah yang sudah lama dia nanti-nantikan, dengan senyuman dan tatapan lembut yang nyaris membuatku terhanyut.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

potong Japra cepat. ***** BERSAMBUNG
9.645.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Enggan Punya Anak

Enggan Punya Anak

Selama seharian penuh kaki dan tubuhku bekerja sangat keras. “Untung pestanya cuma sehari. Biasa ada yang ngadain pesta tiga hari tiga malam. Badan udah mau meleleh aja rasanya,” celetuk Mbak Luna, salah satu asisten Mbak keke yang lebih tua dariku. “Ini aja udah capek banget ya, Mbak.” “Ini mah nggak ada apa-apanya, Farah. Kalau pestanya lebih dari sehari, kita sampai nginep di rumah pengantin.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Video Pernikahan Papa

Video Pernikahan Papa

Video Pernikahan Papa Bab 1 . “Tunggu ... ini mirip jam tangan papa.” Angga berbicara seorang diri. Matanya membulat sempurna saat melihat jam tangan yang mirip dengan milik papanya di sebuah video di I*******m.
1070.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

Kata asistennya, -pria kedua tadi-, pak bos sedang zoom meeting. ‘Daging kayanya nih om bos,’ batin Mikha, girang. “Kama.. Kama..” Mikha menggaungkan nama itu. Nama dari klien yang menyewa jasanya malam ini. Jam 7 malam, Paizani Kama Kanigara, duda anak satu yang sangat tampan di usianya yang sudah menginjak kepala empat ini, keluar dari kamar. Kemeja hitam lengkap dengan jas. Jam Rolex, postur 40 tahun yang masih atletis. Ia berdiri, lalu melihat pasangannya malam ini.
299 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Papa Temanku

Terjerat Pesona Papa Temanku

Begitu Shandy menoleh ke arah Deva, Yara mengembuskan napas panjang, menepuk dadanya pelan. Hampir ketahuan. Hampir. Dan detik itu juga, ia makin sadar—pacaran sembunyi-sembunyi benar-benar memeras tenaga dan nyali. "Tadi, Papa bilang, kita mau bahas acara syukuran ya, Pa?" . "Iya. kamu duduk dulu."
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai berpapasan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status