Legenda Raja Pendekar
Pak Beng berteriak, "Jiu Long, jangan mengelak terus, apakah kamu jeri adu pukulan dengan pukulan salju, hayo sambut ini."
Saat itu jurus tigapuluhan, Jiu Long sengaja adu pukulan. Ia gunakan tenaga dingin, yang mengalir deras dari dua tangannya secara beruntun dan bergantian. Desss. Desss. Desss. Desss. Empat kali bentrokan. Hawa dingin menyebar ke mana-mana. Adu pukulan berlanjut, Jiu Long waspada. Ia memukul dengan kanan disusul tangan kiri dalam kecepatan sama. Terus dan beruntun. Pak Beng terpaksa meladeni, kini tidak lagi menyerang namun untuk bertahan. Sebab jika berhenti memukul maka pukulan dingin Jiu Long akan menimpa tubuhnya. Ia tak bisa menunggu lebih lama lagi sebab makin lama
Hot Chapters