Kamulah Jodohku, Alyana!
Ujung jarinya menyentuh telapak tangan Nathan yang dingin, rasanya seperti es.
Sebentar, pikirannya jadi bingung.
Dia memegang tangan Nathan. "Tuan Nathan, tanganmu begitu dingin, bagaimana kalau kita kembali saja?"
Nathan terdiam sejenak, matanya jatuh pada tangan itu, tangan kecilnya lembut dan hangat, aliran kehangatan mengalir perlahan.
Alyana baru sadar, buru-buru melepaskan tangannya, jantungnya berdebar kencang. "Maaf, aku nggak sengaja mengganggu, aku cuma ...."
Hot Chapters