Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bara di Hati Mikha

Bara di Hati Mikha

Segera saja aku membonceng babang ojek online dan menuju ke guest house milik Ero yang ada di daerah Bantul. Setelah perjalanan yang menempuh lebih dari setengah jam itu, akhirnya aku sampai di guest house milik Ero. Saat sampai di sana, sudah ada penjaga yang menyerahkan kunci dan beliau pamit dari rumah ini. Aku segera membuka pintu rumah itu dan aku cukup takjub dengan interior tempat ini. Sangat bagus dengan konsep minimalis modern. Persis seperti villa-villa di Bali. Samping kanan kiri dan depan guest house Ero bahkan masih sawah-sawah.
10752 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as beruang guest house
Read
+Library
Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Kehidupan Ketiga Sang Villainess

Desa itu hanya terdiri dari deretan bangunan kayu tua yang saling berhimpitan, dengan satu bangunan paling besar di tengahnya yang bertuliskan The Sleeping Willow. Begitu mereka mendorong pintu kayu penginapan yang berat, bau gandum, asap kayu, dan keringat manusia menyerbu indra penciuman mereka. Ruangan itu penuh sesak oleh para pemburu bulu binatang dan pedagang lokal yang sedang menepi dari badai. Suasana riuh rendah itu mendadak sunyi sesaat ketika Xaverius dan Aurelia melangkah masuk. Xaverius mengeratkan genggamannya di pinggang Aurelia, auranya yang dominan tetap terasa meski dalam penyamaran. Mereka berjalan menuju meja kayu panjang di sudut ruangan untuk memesan tempat.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as beruang guest house
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Merasa pikirannya sudah terlalu tidak pantas dan melawan norma. Ayu mengalihkan pandangan dari punggung Hide, dan memandang sekitar. Saat itu Ayu baru menyadari jika mereka masih ada di sekitar pantai. Ayu masih melihat laut dari jendela, meski tidak terlalu dekat, dan hotel tempat mereka menginap lebih mirip disebut penginapan dalam rumah. Mungkin semacam Airbnb. Rumah itu keseluruhan mirip dengan gaya tradisional rumah Hide.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 718 Times as beruang guest house
Read
+Library
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Kamar yang akan keduanya tempati beberapa malam itu begitu indah dan hangat, interiornya mencerminkan budaya Bali yang kental. Dikelilingi oleh kaca sehingga dari sana mereka bisa melihat pemandangan sungai Ayung dan hamparan sawah seluas dua ribu seratus dua puluh lima meter persegi. “Suka?” Bee memutar tubuh demi bisa menatap wajah Akbi. Mata lentik dengan binar dan senyum cantik di wajah Bee membuat hati Akbi merasa sangat bahagia, tidak ada yang lebih bahagia dari melihat istrinya bahagia.
1054.1K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as beruang guest house
Read
+Library
Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

Story Adik Iparku di Akad Nikah Suamiku

Kata pak Sembiring tidak banyak pengunjung hari ini, hanya ada dua keluarga yang sudah menyewa vila bercat biru muda ini. Lelaki paruh baya itu membantuku mengangkat koper yang aku bawa menuju kamar kami di lantai tiga, diikuti Vio yang berjalan di belakangnya sambil menyorong stroller Tabitha. Dua vila bertingkat tiga dengan bangunan yang terpisah ini terletak di wilayah yang strategis dan tidak jauh dari jalan raya. Udara di sini terasa sejuk dan segar. Di sekitarnya dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang, menambah kesan alami dan tenang. Apalagi ada sebuah balkon di atasnya yang berhadapan langsung dengan gunung Sibayak.
1028.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as beruang guest house
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

seru Nyi Tanjung. “Baiklah, ayo,” tetua Arimbi setuju. “Bagaimana dengan beruang besar itu,” tanya Ki Cokro. “Burung kami muat delapan orang, kita pakai dua burung dan satu burung untuknya,” jelas Nyi Tanjung. “Hahaha, benar juga, ayo, Nyi,” Ki Cokro tertawa. Selanjutnya mereka pun berangkat menuju Pulau Es tempat tubuh Ki Ageng dan Brahma Arya berada.
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 503 Times as beruang guest house
Read
+Library
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Setelah berjalan menyusuri jalan utama yang terbuat dari batu giok kusam, Lin Yue berhenti di depan bangunan sederhana bertingkat dua. Di depan pintunya tergantung papan kayu bertuliskan “Penginapan Awan Hijau”. Dari dalam tercium aroma teh hangat dan kayu manis yang terbakar di tungku. Tempat itu tampak bersih dan tenang, jauh lebih baik dibandingkan penginapan yang pernah mereka singgahi sebelumnya.
1018.3K viewsCompletedAdded to Library 494 Times as beruang guest house
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Kata Ki Ba’a dengan santainya sambil tersenyum kecil kepadaku. “Si Beureum?” Aku kembali bingung atas apa yang dia bicarakan. “Aduh, kamu mah mirip si Neng pisan, pas banget tuh. Bengong nya, matanya, kalau gak ngerti teh pasti kayak gini. " Kata Aki Ba’a sambil tertawa melihatku yang sedang berdiri di dekatnya. Sepertinya si Bereum yang Aki Ba’a maksud adalah makhluk besar yang berwarna merah yang muncul secara tiba-tiba di depan warung ketika kabut tebal masih menyelimuti warung beberapa waktu yang lalu.
9.8682.5K viewsCompletedAdded to Library 24.6K Times as beruang guest house
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Read All Reviews
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Dalam sangkar itu juga seekor kelinci berbulu api dan seekor burung kecil dengan sayap bercahaya. Feng Ying membawa mereka ke sebuah penginapan kecil di pinggir kota bernama "Paviliun Angin Sejuk". Pemiliknya, seorang wanita paruh baya bernama Nyonya Liu, langsung menyambut Feng Ying dengan senyum lebar. "Senior Feng! Lama tak berkunjung. Kamar biasa Anda masih kosong." "Siapkan dua kamar. Satu untukku, satu untuk muridku dan adiknya."
103.1K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as beruang guest house
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status