Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SKANDAL PEWARIS CULUN

SKANDAL PEWARIS CULUN

Matanya berkeliling, lalu berhenti pada pintu—tempat Misha tadi mengantarnya masuk sebelum menunggu di luar. “Kamu boleh pegang itu selama di sini,” kata Dr. Raka akhirnya, menunjuk beruang itu. “Aku tidak akan mengambilnya.” Arsa mengangguk pelan. Itu dicatat. Bukan di kertas. Di kepala. “Kalau kamu mau menggambar, kertasnya ada di situ,” lanjut Dr. Raka, menunjuk meja kecil. “Kalau tidak juga tidak apa-apa.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Tubuhnya sudah agak pegal karena terlalu berada di pose yang sama selama beberapa waktu. Sambil tersenyum, Angga menganggukan kepala. “Aku belum mewarnainya, jadi ini baru sketsa saja,” katanya lalu membalik kanvas yang dia kerjakan. Riri kontan langsung terkesima melihat dirinya telah digambar dengan sangat cantik dalam sketsa tersebut bahkan posenya pun terlihat sempurna.
1054.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

Tidak sepenuhnya terbuka—justru menyisakan ruang imajinasi yang berbahaya. “Bersandar di sofa,” perintah Brielee. “Satu siku di sandaran. Pegang rokok.” Ia mengamati dengan serius. “Tatapan lebih kosong… lebih lesu… lebih tenang.” “Ya, ya! Itu dia!” “Bagus sekali!” “Pertahankan pose itu!” Brielee kembali ke easel, mengambil kuas, dan dengan beberapa goresan cepat mulai membuat sketsa. Sambil menggambar, ia mendecak kagum.
9.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Alvaro Sang Genus

Alvaro Sang Genus

Menggambar sketsa wajah Davira dengan hidung bangir dan mata bulat besar indahnya. Davira melongok dan tertawa renyah saat menyadari sketsa Alvaro. “Sini, berikan padaku, pencuri. Melukis seseorang tanpa seijinnya itu melanggar undang-undang.” Davira menengadahkan tangannya. Alvaro mencibir. Secarik kertas tadi justru dimasukkannya ke dalam saku depan kemejanya. Davira mendelik. “Al, sini!” serunya.
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
LOVE TARGET

LOVE TARGET

Badan si om mank gede sih, tapi kan panda identik dengan matanya yang ada lingkaran hitam. Morin menatap serius pada suaminya yang masih sibuk melihat email di ponselnya. Panda itu kan jenis beruang yah, ekspresi dingin dan badan besar omnya cukup mirip beruang, tepatnya beruang kutub. My Polar bear rasanya kepanjangan, cape manggilnya. “Bear” kata Morin bermonolog. Menimbang kata itu saat diucapkan apakah akan cocok atau tidak?
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
My Dad CEO

My Dad CEO

Dia juga tidak lupa untuk menyemangati temannya yang juga mengikuti. Banyak yang sudah mengirimkan sketsa nya namun belum ada yang menarik bagi Lukas Jiang, hingga ada satu desain sketsa yang menarik minatnya yaitu milik Clarisa Shen. Lukas Jiang menyukainya karna desain nya yang klasik modern namun tetap elegan, baru kali ini Lukas Jiang memuji sketsa orang lain bahkan dia terlihat puas.
9.5689.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26.9K kali sebagai sketsa beruang
Tampilkan Ulasan (118)
Baca
+Pustaka
Na yeon
baca sampe 23bab dan ini lebih kayak baca cerita bukan novel.. dialognya cuma beberapa aja selebihnya cerita dari authornya gak ada scene kejadian semua tiba2 kayak clarisa sama lukas tiba2 udah jadian aja gak ada bahasan proses mereka dekat cuma ada scene semobil aja. koinnya jg terlalu mahal
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Bed Friend

Bed Friend

Hanya ia timbun sendiri dalam tumpukan rak bukunya, tanpa pernah memiliki keberanian untuk menunjukkan kepada dunia. Setelah melihat satu persatu gambarnya, Lisa pun akhirnya mengambil kertas gambar dan juga sebuah pensil 2b serta alat-alat menggambar lainnya. Mulailah Lisa membuat sketsa-sketsa kasar yang kemudian dia hiasi dengan warna-warni yang membuatnya makin cantik dan menarik untuk dipandang mata. Sebuah gambar ikan yang sedang menyelam ke dalam dasar laut.
911.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 399 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Mantan Kakak Iparku, Suamiku

Mantan Kakak Iparku, Suamiku

tanya Amora yang diangguki oleh Oliver. Bocah itu dengan semangat mengangguk lalu melepaskan diri dari Amora. Dia kembali meraih buku gambar dan pensilnya. Kali ini Oliver menggambar seekor beruang besar warna orange dengan baju merah. Beruang itu memegang sebuah kendi berisi madu. Di samping si beruang berdiri seekor kelinci warna merah jambu. "Gambarnya bagus banget ya. Oliver pinter banget menggambar," puji Amora sambil melepas mencubit gemas pipi Oliver.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai sketsa beruang
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
lala
fix amora egois, parah bgt.. dia sama jahat! sama kyk reahan.. sorry to say.. perempuan g punya pendirian.. padahal anaknya udah mati ditangan rehan tp aneh bgt dia malah nyeret giandra terus skrng mau minta cerai wow asli.. bye ...
Queen Moon
selamat malam, maaf ada komplen bab kata-kata yang terdobel². Author sungguh menyesal tidak sempat cek tadi karena sudah ngantuk berat. Author minta maaf sekali lagi, dan hanya bisa menyarankan tidak usah buka bab : Pertemuan kedua......
Baca Semua Ulasan
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

Tapi belakangan, kekonyolan itu justru jadi sesuatu yang ia tunggu. Sesampainya di rumah, lampu ruang tamu redup. Bara sedang duduk di lantai dengan kanvas besar di depannya, kuas di tangan, cat berceceran di mana-mana. Tapi bukan itu yang menarik perhatian Siska — melainkan gambar di kanvas itu. Sebuah sketsa kasar, dua orang berdiri di bawah hujan, satu payung di atas kepala mereka. “Itu siapa?” tanya Siska, melepas sepatu dan menatapnya.
874 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Beruang dan cheetah itu mengeluarkan raungan yang memekakkan telinga dan menyerang Link. Wajah Fu memucat karena ketakutan. Dia belum pernah melihat mereka berdua, yang baru saja berbicara beberapa detik yang lalu, tiba-tiba berubah menjadi beruang dan macan tutul yang ganas. Dengan tenang, Link mengeluarkan tanda pengenal tamu dari sakunya. Beruang liar itu bergegas ke depan Link dan mengangkat cakar depannya yang besar, bersumpah akan menampar Link dengan keras.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai sketsa beruang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status