Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin
Sebilah belati obsidian terwujud dari bayangan, berkilat gelap seperti malam tanpa bulan.
Dengan satu gerakan, ia mengiris telapak tangannya. Darah biru pekat menetes, menetes, lalu jatuh ke batu di tengah ruangan. Begitu menyentuh permukaan, darah itu menyala, membentuk simbol berputar yang tak satu pun imam berani sebutkan namanya.
“Kalau dunia ini memang harus diikat dengan darah,” bisik Alura, suaranya bergema, “biarlah darahku yang pertama.”
الفصول الرائجة