My Game Boyfriend
Di sisi belakang liontin itu terukir dua huruf dengan halus: A & M.
"Ini..." Melati tertegun, mengangkat benda itu dengan hati-hati, matanya kembali berkaca-kaca memandangi detail yang sederhana namun penuh makna itu.
"Sebuah pengingat," jelas Arthur sambil berdiri dan bergerak perlahan ke belakang kursi Melati, membantu memasangkan kalung itu di lehernya dengan gerakan yang sangat hati-hati. "Bahwa tempat ini, waktu ini, dan rasa sayang yang kita bangun perlahan namun kokoh, akan selalu ada di hatiku—persis seperti air danau ini: tenang, jernih, namun tak pernah kering meski musim berganti. Bahwa mulai hari ini, nama Arthur dan Melati adalah satu, tak terpisahkan oleh apa pun."