Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Choice

Choice

Berceloteh ini dan itu. “Tante buayanya ke sini,” Ardi memeluk erat Maya. “Mulutnya lebar banget.” “Bahasa inggrisnya buaya apa?” “Crocodile.” Jawab Ardi semangat. “Pinternya.” Puji Maya. “Kalau buaya darat?” goda Ray. “Papa.” Celetuk Rachel. Mereka kompak tertawa. Reihan menyeringai sebal. Silva menepuk-nepuk bahu Reihan.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as between
Read
+Library
Tes

Tes

Aura Lika trans8riestog
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as between
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A77106boleerosusiaku
" seru Bobby melihat Kesya yang masih belum juga mengikuti langkahnya. Kekesalan Kesya semakin menggunung, dengan langkah lebar dia menghentak-hentakkan ujung heelsnya di lantai berjalan mengekori Bobby. Semua perang dingin diantara kedua manusia yang berbeda gender itu tidak luput dari penglihatan Sean. Bobby yang genit bermulut pedas beradu dengan Kesya bermulut silet, sungguh pertikaian yang nantinya akan mengocok perut hingga kelelahan. Sean menarik kedua sudut bibirnya mengukir senyum lebar di wajahnya.
9.911.1K viewsCompletedAdded to Library 367 Times as between
Read
+Library
NINE

NINE

Sering terjadi … ya? “Oke. Ri, jika kau bukan pengguna tangan kiri, saat menarik seseorang dari belakang, pundak mana yang mau sentuh?” pemuda itu bertanya santai, hal lumrah terjadi namun jarang disadari. “Hmmm, yang kanan. Jelas-jelas aku pengguna tangan kanan.” Riri menjawab sebisa mungkin, mengutarakan hal paling logis. Rey tersenyum, semua orang selalu mengaitkan kanan dengan kanan. Bahkan dalam hal apa pun. Tidakkah mereka sadar jika ada banyak hal yang lebih mudah dan malah sering terjadi secara bersilang? Contohnya ya satu ini.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as between
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Dengan kesal Speranza menendang perut Byakta membuat Byakta terjatuh diatas lantai. "AAKKHH!!" Byakta menjerit sambil memegangi perutnya yang terasa begitu sakit. Dia menatap Speranza dengan tajam. "Kau?! benar-benar!" Speranza menatap Byakta dengan tajam. "Apa? Ingin ku tendang lagi?!" sungut Speranza bersiap untuk menendang Byakta kembali. "Speranza," panggil Yasa sambil menahan tangan Speranza.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as between
Read
+Library
Me

Me

Balas Nana. Setelah memilih beberapa minuman, Lea dan Nana menuju kelorong dimana Veronica mencari mie favoritnya. Veronica terlihat fokus dan bingung ingin membeli mie yang mana. “ Hi Nana.” Sapa veronica. “ Oh, Hi.” Balas Nana. “ Kelihatannya kamu bingung memilih mie yang ingin kamu beli Veronica” sahut Lea. “ Bagaimana jika kamu membeli keduanya?” balas Nana.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as between
Read
+Library
Why

Why

Amy L Yantowhy whylyinggang
Tidak Tenang 'Apakah aku harus memeriksa keadaannya terlebih dahulu, sebelum aku pulang?' batin Dokter Jaden, setelah keluar dari ruangan Dokter samuel. 'Tapi, di sana ada Rafael. Apakah aku bisa menahan diri lagi, saat bertemu dengannya? Namun, kalau aku tidak melihat Aina sebelum pulang. Aku tidak akan tenang,' monolog Dokter Jaden bimbang.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 366 Times as between
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

Ini sebuah kesempatan! "Kau ada waktu? Kita bisa mampir di kafe depan sana sebentar? Aku rindu padamu!" ajakku sembari menunjuk tanpa mengalihkan pandang. Benar saja, ia terlihat begitu terkejut dan mulai gelisah setelah melihat ke arah depan. Jika benar, jarak kami dengan Jean yang asli mungkin hanya berkisar 50 kaki. Itu berarti, hanya butuh waktu beberapa menit untuk mempertemukan dua Jean yang berbeda.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as between
Read
+Library
Exit

Exit

kataku, menanggapi jokes Laura. Laura tertawa pelan, raut wajahnya mulai kembali normal tidak sesuram tadi, tidak semurung tadi ketika di toilet—apa karena bau toilet mempengaruhi gadis kebule-bulean di sampingku ini, ya. Sepertinya bercanda seperti tadi membuat perasaan anak itu sedikit membaik, dari pada hanya diam dan menduduk saja, rasanya leherku yang malah merasakan pegal, Laura tidak sama sekali keberatan. Sebuah buku bersampul seperti wahana bianglala, tapi yang ini hanya lingkaran yang digabung dengan segitiga sebagai kakinya, ada empat bentuk seperti itu dengan seorang gambar pria mengitari setiap bentuk, sampulnya berwarna kuning dengan judul berbahasa Inggris yang tidak bisa kuin
102.7K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as between
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Ans18prend95
“Sorry, Vin. Tapi kan tadi lo udah bilang terserah.” Bastian menarik stool bar di sebelah Adit tanpa bicara sepatah kata pun. Resmi Adit menjadi penengah di antara mereka berdua. “Kalo gue duduk di sini, terus kalian mau adu jotos, gue dong yang kena.” Adit melirik ke kanan dan ke kiri, mencoba meredakan suasana tegang di antara mereka walaupun belum berhasil. “Ayolah, Bro. Jangan pada kayak cewek lagi berantem.”
1038.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as between
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status