Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HURT

HURT

Terkejut dengan apa yang dikatakan Sung Jae. “Kenapa malah terkejut? Memangnya aku tidak pantas ya disebut OPPA?” protes Sung Jae seraya menekankan kata ‘oppa’. Kedua pipinya menggembung. Persis seperti anak kecil yang sedang merajuk. “Bu-bukan begitu.” Ae Ri mengoyang-goyangkan kedua tangannya. Panik. “Lantas kenapa?” Sung Jae menyilangkan kedua tangannya di dada. Matanya menatap tajam pada Ae Ri. “Aku kan lebih tua dua tahun darimu. Jadi, pantas dipanggil ‘oppa’, kan?”
103.3K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as between
Read
+Library
Mistake

Mistake

kata thea menentang dua mug kuning dengan gambar bear . "pecah engak kalau di bawa pulang " "nanti di bungkua pake kardus jadi gak bakalan pecah". "yaudah beli berapa gitu jangan warna kuning aja , warna lainnya juga". thea mengangguk dia pun langsung mengambil mug berwarna kuning , merah , putih , tosca dan biru tentunya dengan gambar yang berbeda ya dan gak sama.
8.712.0K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as between
Read
+Library
Rotate

Rotate

dengan cepat Six memutar arah dan Kembali melangkah pergi. Lexa terdiam, begitu jarak antara dirinya dan Six menjadi semakin jauh. Gadis itu bergumam pelan. “Antara Three dan aku, siapa yang lebih penting?” Tiba tiba Six berbalik dan tersenyum, “Kau pasti sudah tahu jawabanya” Lexa tersenyum kecut, “Sayangnya aku menolak tahu” ***
2.9K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as between
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Bibir Dev melengkung lebar dengan mata berselimut kaca. The End
109.0K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as between
Read
+Library
BATARI

BATARI

Adrian berhenti tepat di depannya— Batari mencium campuran tembakau dan alkohol, panas napas yang tidak seharusnya dibagikan pada orang asing. “Adrian.” Suara Victoria memotong, tanpa emosi. “Jangan membuat masalah.” “Masalah?” Adrian tertawa pelan. “Aku cuma menyambut keluarga.” “Jauhkan tatapanmu,” sebuah suara lain menyela, manis tapi menyakitkan. “Dia terlihat menjijikkan dengan baju murah itu.”
10536 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as between
Read
+Library
MATE

MATE

Alena terdiam sesaat, terlihat ragu dengan apa yang akan dikatakannya. “Maaf Levi, tapi sampai saat ini Dave tidak bisa dihubungi. Bahkan aku juga tidak bisa munghungi Beta sejak semalam,” jawab Alena membuat rasa kecewa menyeruak di hatiku. Oh ... Moon goddess, apa semuanya baik-baik saja sekarang? Rasa takut mendesak pikiranku untuk kalut. Aku tak mampu berpikir positif lagi dengan apa yang akan terjadi di kemudian hari. Aku takut, aku takut pada kemungkinan yang akan terjadi. Apa yang akan menimpa kami setelah ini. Bagimana kami bisa terus hidup dalam ketakutan yang selalu membayang-bayangi kami?
109.5K viewsCompletedAdded to Library 340 Times as between
Read
+Library
Reuni

Reuni

********** Hasan meraih gelas yang ada di meja kamar tidurnya itu, di genggamnya erat gelas itu "Aku tidak suka dikhianati, bagaimanapun kamu sudah kotor Asti..lihat apa nanti yang akan aku lakukan padamu wanita hina..!", Bara yang menyala-nyala seolah keluar dari kedua bola mata pria yang tengah penuh amarah itu, tangannya yang sebelah pun mengepal keras seakan hendak melayangkan tinju ke arah orang yang telah menginjang-injak harga dirinya itu.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as between
Read
+Library
Contradiction

Contradiction

Ia tidak ingin persahabatan mereka retak karena sesuatu yang seharusnya tidak perlu. Sementara itu di toilet, Aoi memandang cermin wastafel yang menampilkan bayangan wajahnya yang tampak kusut. Ia tahu telah bersikap berlebihan tadi. Tapi ia rasa, perkiraannya tentang perasaan Aira pada Yuta tidaklah salah. Parahnya Yuta yang memang tidak peka itu tidak menyadari apapun. Aoi tidak bisa menyembunyikan rasa cemburunya pada mereka berdua. Entahlah, mungkin karena faktor masa datang bulannya, Aoi jadi lebih sensitif dari biasanya.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as between
Read
+Library
Dia

Dia

Lea jadi bingung, ini orang ngomong sama siapa sebenarnya? Tangan Lea yang hendak kembali melayangkan pukulan terhenti di udara, "Ha?" "Rumah," ulang Argan. "Oh, Apartemen Griya Indah. Itu sebenarnya-- E-eh, EH! ARGAN SINTING!!! AAAARRRGGHHHH!!!" teriak Lea begitu Argan langsung menancap gas saat lampu berubah hijau.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as between
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status