Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Reset

Reset

Lintang putar tubuh Saka menghadapnya. Saat ini, senja. Saat ini tidak ada pikiran atau bahkan perasaan apapun yang menjalar pada Lintang ketika dia terlalu dekat berhadapan dengan Saka. Lagi pula apa yang mau dia pikirkan duduk dengan bocah ingusan? Lintang menepikan rambut Saka yang menutupi keningnya.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as between
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Jawab Jordan. Julianti menutup mulutnya dramatis sedangkan tangan kanannya memegang dada kirinya. Sedangkan Violet menatap aneh ke arah Julianti. Julianti yang merasa di perhatikan pun membalas menatap Violet dari bawah ke atas, sedetik kemudian ia tersenyum remeh. "You tega sama I, Jordan. Lagipula what you lihat dari her? Her body just..." Julianti menggambarkan bentuk tubuh Violet dengan kedua tangannya, bujur.
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as between
Read
+Library
Love

Love

Love you all.... 😍😍😍😍😍 enjoy ya.. 😘😘😘 🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 594 Times as between
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

"Kita ngapain ... setelah itu?" Wajah Joita bertambah tengil. Ia berjalan lebih dekat, hingga Baskara terpojok di tubuh pohon dekat sana. "That was a good one, Bas. You're really professional." Akhir kata, Joi mengedipkan mata sebelah kanan.
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as between
Read
+Library
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Rapport adalah salah satu prinsip dan teknik dalam berkomunikasi untuk membangun sebuah hubungan. Dari buku yang aku baca, rapport ini bisa dibangun dengan prinsip pacing-leading dan matching-mirroring. Pacing berarti menyamakan atau menyesuaikan, yang dalam hal ini berarti menyamakan frekuensi atau menyesuaikan keadaan sehingga obrolan menjadi nyambung dan hubungan dapat terjalin dengan baik. Dengan terjalinnya kenyamanan, maka prinsip leading bisa dilakukan. Sedangkan untuk matching-mirror, seseorang bisa menjalankannya dengan melakukan berbagai penyesuaian baik dalam gerak-gerik, verbal, mimik, dan sebagainya.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as between
Read
+Library
Fake

Fake

Badan besarnya menghimpit tubuh Laura mempersempit jarak antar mereka. “Lo gila? Lo mau ngapain anjir.” Laura menatap Shena berang tidak terima dengan perlakuan Shena yang semena-mena padanya. Padahal mereka tidak memiliki hubungan yang dekat untuk melakukan pembicaraan sedekat ini. “Minggir! Mesum lo, lepasin nggak!” Didorongnya sekuat tenaga tubuh Shena tetapi nihil taka da perubahan sama sekali, badan Shena tetap di sana dengan statik.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as between
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Hari ini adalah percobaan kedua dengan jarak tempuh yang ditingkatkan dari percobaan pertama yang menembus angka 15 kilometer dengan kecepatan rata-rata 40/h, Liam menatap titik merah yang bergerak sedikit lambat berhenti beberapa saat lalu kembali berjalan dengan lancar. Liam menyapu pandangan kesemua anggotanya yang menunggu, Liam menatap Séanne dengan lekat lalu menganggukkan kepalanya. Séanne bangkit mengangkat ponselnya untuk menelepon anak buah yang akan memberi makan Collin, Séanne tersenyum puas lalu kembali duduk.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as between
Read
+Library
Rasa

Rasa

Keduanya tak ingin mengganggu teman teman lain yang sedang tidur. "Bentar, bu Aya? Buaya? Hah? Buaya?" Aya mengerutkan alisnya. "Pfttt, lagi mikirin apa kamu?" Kyra kembali memulai topiknya. Ia merubah posisinya yang sedang berbaring, menjadi duduk agar bisa mengobrol dengan Aya yang berada di bawah. Ranjang keduanya memang bersebelahan, hanya saja ranjang Kyra berada dibagian atas, dan ranjang Aya ada dibagian bawah.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as between
Read
+Library
Elements

Elements

Ninna Krisna / Ninna Krisnamurtielvesledgeterikatomes
ucap Binu, cowok bertubuh gempal dengan rambut setengah gondrong. “Duluan, ya!” ucap Rijal, cowok berkulit putih dan berambut keriting. “Iya, duluan aja!” jawab Blythe, sementara Dipa hanya mengangguk kepada mereka. Ketika ketiga teman itu mulai menyeberang, tiba-tiba sudut mata Dipa menangkap motor yang melaju cukup kencang. Dipa yakin dua orang yang di depan pasti tidak akan kenapa-kenapa, namun Farah, yang berjalan agak lamban dan berada paling belakang, kemungkinan besar akan tertabrak.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as between
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status