Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Unforgettable

Unforgettable

tanya Anna mengingat ruangan apartemen yang megah membuat kamar mandinya berjarak sangat jauh dari kasur. Brandon hanya terdiam sambil memegang luka diperutnya meskipun sejatinya ia bisa berdiri sendiri tanpa bantuan siapa pun. Perlahan Anna membantu Brandon untuk berjalan menuju kamar mandi, namun entah mengapa detak jantungnya bertambah kencang saat atasannya itu persis berada tepat di sampingnya.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as beyond the wall
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

"Aku akan menjadi konduktornya. Kita akan membangun The Crawler. Sebuah benteng berjalan yang akan membawa kita menyeberangi padang kristal ini." Bab ini ditutup dengan tim yang mulai menuruni menara menuju area bengkel bawah tanah. Di belakang mereka, langit Detroit tampak membeku dalam keabadian perak, sementara di depan mereka, tantangan baru berupa logistik dan teknik menanti. Kemenangan mereka atas Penenun hanyalah tiket untuk memasuki permainan bertahan hidup yang lebih brutal, di mana musuh mereka bukan lagi entitas alien, melainkan planet mereka sendiri yang sedang sekarat dan berubah.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as beyond the wall
Read
+Library
Black Shadow

Black Shadow

Mereka berempat memanfaatkan waktu itu sedemikian mungkin, untuk terus berlari menjauh dari rumah yang sudah menjadi neraka tersebut. “Bangkit kamu. Cepat kita kejar mereka!!” perintah si botak bertato, berusaha bangkit menahan nyeri di tengkuk mereka. Dengan rasa khawatir yang tinggi. Sekeluarga itu bersembunyi di balik bak sampah besar yang hampir menutupi setengah jalan.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as beyond the wall
Read
+Library
Behind The Beast

Behind The Beast

Teriak Vander lagi di dalam hati. Mobil yang dikendarai Billy tanpa terasa sudah berjalan sedari tadi. Vander yang masih perang batin tak sadar jika matahari mulai tenggelam, dan mereka sudah akan melewati perbatasan antara distrik Manhattan dan Brooklyn. Jembatan penyeberang kini berada di hadapan mereka. Terbentang panjang di atas sungai east yang luas. "Sepertinya kau ada masalah, Zeck-Zeck. Ingin turun di sini? Tempat favoritmu untuk merenung," usul Billy yang sepertinya memahami kondisi Vander.
1017.0K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as beyond the wall
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

“Itu tidak ada di jurnal.” “Jurnal tentang Blade memang sangat minim,” jawab Nyridia. “Escalera tidak pernah diserang oleh Blade. Kita jadi tidak tahu seperti apa kekuatan Blade sebenarnya. Mungkin saja ada anggota Blade yang sama sekali belum ada catatannya.” “Terakhir dia ada di mana?” tanya Seth. “Hutan Utara,” jawab Pilav. “Di sana seharusnya ada jembatan. Tetapi, sepertinya sudah dihancurkan.”
103.6K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as beyond the wall
Read
+Library
Withstand the Wound

Withstand the Wound

celetuk buk Adel sambil tersenyum. "Kalau terbalas gimana buk?" tanya Saguna seakan-akan mengerti siapa yang di maksud buk Adel. "Lawan mu seseorang yang ahli menghancurkan benda keras, dia sangat kuat," ujar buk Adel. "Apa dia seperti thor?" tanya Saguna ngasal. "Dia engga bawak palu, jadi dia bukan thor," ucap Buk Adel.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as beyond the wall
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Nenek bilang bahwa banyak kenangan yang harus diingat dan rahasia yang harus diungkap, oleh Nala sendiri. Sudah dua tahun Nenek meninggal dunia, tapi ayah Nala baru memberitahukan wasiat itu enam bulan yang lalu, setelah Nala lulus SMP. Awalnya Nala tidak siap menerima warisan ini, namun ada hal lain yang memaksa Nala agar segera pindah dan memenuhi wasiat Nenek. Ini mengenai jati dirinya. Bahwa ia bukan manusia biasa, melainkan seorang Bareksa. Sebuah kaum yang memiliki kekuatan khusus, untuk melindungi daerah tempat mereka tinggal.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as beyond the wall
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

Lalu, ia berjalan menjauh melewati jembatan kayu. "Tunggu!" Hard masih melangkah mantap, memasuki area kerajaan para dewa dan Dewi bawah tanah. Kali ini yang membuatku penasaran adalah, sekuat apa makhluk berkaki empat dengan ekor bak cicak. "Jangan salah paham, Grace, Hydra lebih liar dari yang kau perkirakan. Saat perang meletus, jangan sekalipun kau dekati dia. Apalagi jika ia tak memihakmu."
107.0K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as beyond the wall
Read
+Library
Life or Not

Life or Not

Brian kemudian mengangkat ponselnya. “Halo, ada apa Bella?” “Minggu depan aku akan pergi ke Bostown. Hanya mau bilang itu saja,” ucap Bella di telpon “Yasudah pergi saja. Oh ya kenapa kau akan pergi ke sana?” “Itu ada praktek kerja jadi harus pergi ke sana dan lagi aku sudah menghubungi paman.” “Baguslah jika kau sudah menghubunginya dengan begini tidak akan merepotkan.”
104.2K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as beyond the wall
Read
+Library
Beside You

Beside You

Mia sudah tidak sanggup melawan Radit, justru ia menjadi tersipu ketika mendengar perkataan Radit itu. Beberapa menit mereka saling berpelukan, sampai Radit berkata, "Sepertinya kita harus mengakhiri ini," katanya sambil melepaskan pelukannya dan mengarahkan kedua matanya ke arah jendela rumah Mia. Mia mengikuti arah pandangan Radit. Betapa kagetnya Mia ketika melihat ada sepasang mata yang sedang menatap tajam ke arah mereka, pemilik sepasang mata itu adalah kak Rido. Dengan cepat Mia pun juga menjauhkan tubuhnya dari Radit dan pamit untuk masuk ke rumahnya. Dengan tertawa gemas, Radit mengizinkan Mia untuk masuk, ia melambaikan tangannya, namun karena Mia sedang sibuk berlari, lambaian tan
105.0K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as beyond the wall
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status