Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nadira

Nadira

katanya memberitahu. Nadira menatap Nadila. "Kenapa Bibi repot-repot? kan Dira enggak minta," ucap Nadira heran sekaligus tak enak. Baik dirinya atau kembarannya sebisa mungkin tak membuat wanita paruh baya di depan mereka itu kesusahan karena bagi mereka berdua, bi Nining adalah ibu kedua setelah Alle, wanita paruh baya itu yang telah membantu bunda merewat mereka berdua. "Emang kenapa, atuh? Bibi tahu kalian belum makan," jawab Bi Nining tersnyum.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as bibi wad
Read
+Library
Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Bibi Zhang, yang sedang bersembunyi di dekat situ melihat Wandy dan lansung berteriak padanya. "Berhenti! Kau ingin lari setelah memecahkan vas bunga?" "Bukan! Bukan aku yang melakukannya!" Wandy berkata dingin, namun Bibi Zhang tidak menghentikannya, dia malah memanggil semua pelayan untuk datang ke sana, lalu di depan semua orang Bibi Zhang memberi pelajaran pada Wandy.
9.361.4K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as bibi wad
Read
+Library
Hatiku Hancur Bersama Perceraian yang Dilayangkan

Hatiku Hancur Bersama Perceraian yang Dilayangkan

"Bibi, aku takut nanti nggak bisa dapat pekerjaan. Soalnya bahasa asingku juga nggak terlalu lancar." Senyuman Qaila menghilang, berganti ketegasan. "Libby, di situasi apa pun, kita harus percaya diri. Waktu Bibi pertama kali datang ke Negara Asda, uang di tangan cuma beberapa ratus ribu. Tapi saat itu Bibi sudah bertekad, harus bisa bertahan di Negara Asda."
7.1K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as bibi wad
Read
+Library
Resepsi Pernikahan di Rumah Mertuaku

Resepsi Pernikahan di Rumah Mertuaku

“Enggak ada, Bi. Aku nggak apa-apa.” “Nirmala Wulan, cantiknya Bibi Sarni. Kamu itu kenal bibi bukan baru sebulan dua bulan. Tapi dari masih bayi merah. Jadi kamu nggak bisa bohong sama Bibi. Katakan, ada apa?” “Bibi mah suka maksa!” Tiba-tiba dua bulir air bening kembali lolos dari balik kelopak.
10183.0K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as bibi wad
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

Kita berbelok sedikit ke pekerjaan aku, ada yang bertanya kenapa tidak pernah menceritakan tentang pekerjaan aku di BMI? Aku bekerja di BMI dengan SDM atau teman kerja yang 100% cowok tanpa ada sama sekali cewek, bukan karena membedakan. Tapi karena memang BMI sangat memegang teguh aturan agama, bahkan andai saja aku sampai ketahuan pacaran, aku akan langsung dikeluarkan tanpa ampun.
9.29.1K viewsOngoingAdded to Library 327 Times as bibi wad
Read
+Library
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Gadis itu berkulit cerah, berwajah cantik, berkaki jenjang, sepasang mata phoenix yang berbinar, dan senyum yang sangat ramah. "Kemarin Bibi." "Berapa lama kamu akan tinggal di sini?" "Grace tidak akan pergi lagi Bibi, Grace akan tinggal di Beijing. Bibi sudah lama Grace tidak melihat Bibi? Tapi, Bibi masih terlihat sangat muda." Fahira tersenyum, "Usia Bibi sudah lebih dari 40 tahun dan putra Bibi sudah menikah. Bibi sudah mulai tua." Mata Grace berkedip, "Kakak Adnan sudah menikah?"
106.4K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as bibi wad
Read
+Library
WANITA KEDUA SUAMIKU

WANITA KEDUA SUAMIKU

' batin Wawan. Segera Wawan kembali ke mobil dan menghubungi sang Bibi. "Ada apa Wan?" sahut suara di seberang sana saat panggilan sudah tersambung. Wawan menelan salivanya susah payah. "Bibi ada menghubungi Ayu, kah?" tanya Wawan.
5.126.8K viewsOngoingAdded to Library 535 Times as bibi wad
Read
+Library
Bidadari Spesial

Bidadari Spesial

"Baik, Tuan!" Bibi mengangguk seraya keluar dari kamar itu untuk mengambil barang yang majikannya butuhkan. Beberapa menit kemudian Bibi Rum sudah kembali ke kamar. "Ini, Tuan!" kata bibi dengan menyodorkan baskom berisi air dan waslap pada majikannya. "Terimakasih, Bik!" "Sama-sama, Tuan." Setelah itu Satya mengompres kening Hilya dengan waslap yang sudah dibasahi air. Lalu meletakkan baskom berisi air itu di meja yang ada di sebelah kanannya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 240 Times as bibi wad
Read
+Library
Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

Triplet Rahasia: Paman, Beraninya Melupakan Mommy!

“Iya, dia daddyku. Ada apa Bibi mencarinya?” Bibi? Uhuk, uhuk! Tapi Giana tidak boleh goyah. “Bibi mencari Daddymu untuk menawarkan mobil mewah keluaran terbaru dari kantor bibi.” “Oh ... mobil mewah terbaru?” “Iya!” Giana mulai senang. Sepertinya gadis kecil ini akan mudah dia dekati. “Mobil mewah terbarunya itu seperti apa, Bi? Boleh kirim fotonya dulu? Aku juga mau lihat.”
10284.3K viewsCompletedAdded to Library 8.0K Times as bibi wad
Read
+Library
Sentuh Aku, Om Dokter!

Sentuh Aku, Om Dokter!

"Halo, assalamualaikum Nona Qiara. Maaf Bibi ganggu." Suara Bibi terdengar lemah dan bergetar di seberang sana, seperti dia sedang menahan sesuatu—suara itu langsung membuat rasa khawatir meluap di dada. "Walaikum salam. Bibi kenapa? Ada apa, Bi?" "Bibi nggak kenapa-kenapa, Nona. Tapi Bibi mau ketemu sama Nona untuk pamit, Nona sekarang masih di rumah orang tua Nona, kan?"
1071.0K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as bibi wad
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status