Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

"Jangan jadi ngambek lagi, entar Adik takut yuh lagi enak-enak minum," "Secantik mentari, siapa lagi kalau bukan sang Ratu yang dititahkan di hatiku Dengan kata saja tak cukup untuk mendefinisikan bagaimana bingkai dirimu yang begitu membuat raga ini terpaku Membuat jiwaku mengaku Membuat seperuh nafasku terasa dari hembusanmu yang sangat baku Kala itu dalam denting chat, Bidadariku berkata Isbay: Kamu mampu membawa nayanika yang merevolusikan perihnya jalan harsa
104.9K viewsCompletedAdded to Library 141 Times as bidadari bermata bening
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Sang Dewi

Sang Dewi

"Apakah ada yang ingin kau katakan pada Ibu? Ibu dengar kau sedang berteman dengan seorang gadis danawa?" Pun Jaka Lelana menatap dalam-dalam sang Bidadari. "Dyah Puspitasari anak yang baik, Bu. Meski secara fisik dia memang buruk rupa." "Aku tahu,” sahut Permaisuri Setyamaniksari. "Dia bukannya buruk rupa, tapi memang begitu bangsa danawa diciptakan. Menghina wujudnya juga berati menghina Tuhan."
2.7K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

"Betul itu, Mas Madun! Mbak Sari juga butuh asupan semen panas lagi nih buat sarapan pagi biar rahim Mbak gak hampa fajar-fajar begini." ​Madun menelan ludah berkali-kali melihat kepungan visual maut empat bidadari di dalam gudang belakang. Paha mulus Lala yang putih bening, paha mulus Siska yang kuning langsat, paha semok Mbak Sari, ditambah kaki kecil indah Cindy bener-bener membakar kembali gairah jantannya yang tak pernah habis. Pusakanya yang hitam legam, raksasa, panjang, dan penuh urat menonjol di balik sarung langsung kembali tegak berdiri dengan sangat angkuh dan perkasa.
5.5K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Apakah aku harus kehilangan sebelum memiliki? "Ya udah ... makasi, Jek, udah ngasih tahu." "Bang, maaf nih, aku agak kepo dikit ... itu kontak Zahra, kenapa dinamain Bidadari Nyungsep?" tanya Jeko dengan letupan tawa kecil. "Oh, ha-ha ... ini? Karena dia bidadari yang turun dari langit, tapi sayang ... waktu dia turun ke bumi, ya gitu, hidungnya mendarat duluan, makanya pesek!" jelasku.
9.57.2K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Ya, biarkan saja... sebab, tanpa perasaan itu, mana mungkin aku di sini menikmati martabak seistimewa ini haha.” Mutia ikut tertawa, tapi matanya tetap lekat pada layar laptop Bumi. Di sana, draft "BUBAT: Harga Diri Para Ksatria" terbuka di halaman berisi adegan para senapati Pajajaran yang terjebak siasat tanpa senjata yang memadai. Judul kecil di bawahnya terbaca: A Story of Betrayal and Honor in The Old Archipelago.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 298 Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
Pelakor Harus Mati

Pelakor Harus Mati

“Tapi kenapa harus aku?” Bianca membuat sebuah bingkai dari kedua ibu jari dan telunjuknya, memasukkan sosok itu ke dalam bingkai tangan buatannya. “Karena Kakak sempurna.” Bianca menumpu wajahnya di atas meja. “Kakak ganteng, pintar, kaya, dan… ada dipihakku.” ***
1088.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as bidadari bermata bening
Show Reviews (23)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Helmy Abdullah
baru mulai baca sih , saya suka karakter Bianca yang menghajar pelakor dan saya harap sampai ending Bianca bisa berbuat kejam dngn peselingkuh dn penggoda itu dengan begitu Bianca mewakili hati para wanita yang menjadi korban di selingkuhi.
Read All Reviews
Candu Cinta Bos Mafia

Candu Cinta Bos Mafia

kata Ann bingung. "Itulah yang kamu sebut sebagai insting, Sedap Malam. Kamu nggak tau gimana jelinya mata macan kumbang ini," kata Ben sombong. "Ayo pulang, aku capek," ajaknya beranjak setelah memberi tanda pada seorang waitress untuk mengurusi pesanan makanannya tadi.
1082.6K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Dari cerita mamanyalah Lucky mengetahui segala tentang Laura yang bernama asli Lidya Graceva, termasuk kisah kelam gadis itu di masa kecil. Lucky menghentikan pekerjaannya, mengambil foto itu dan memperhatikannya. Di foto itu Laura yang berambut panjang dan ikal berwarna coklat terlihat begitu cantik. Foto yang setengah badan itu menampakkan wajah cantik dan bahu mulusnya saja. Jujur, Lucky kagum dengan kecantikannya di foto itu. "Mami sudah rangkum semua hal tentang perempuan itu. Termasuk biodata dan silsilah keluarganya." Laras kembali menjelaskan. "Pantas aja dia jadi pelakor. Induknya juga begitu."
10940 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Pembalasan Dendam Racun Sang Tabib

Wanita itu menatap layar dengan tatapan dingin. "Bima... kamu tidak tahu betapa berharganya kamu bagi kami. Murid terakhir Nenek Badar. Ahli waris Seni Racun Tertinggi. Kamu... akan menjadi milik Bulan Sabit. Mau atau tidak." ~~~~ Di Tibet, di dalam Kuil Racun Abadi, Nenek Badar berdiri di tengah ruangan besar yang dipenuhi tulang-tulang manusia dan toples-toples racun kuno.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
Sehidup Semati Yang Teringkari

Sehidup Semati Yang Teringkari

Dia begitu gugup hingga tidak bisa berbicara dengan jelas, tetapi aku juga sangat gugup, karena aku sudah terlalu lama menunggu hari ini. [Erik bilang ingin memulai bisnis. Ayah dan Ibu melarangku bersamanya, tapi aku tetap diam-diam mengundurkan diri karena aku yakin dia akan berhasil!] [Ruang bawah tanah sangat dingin di musim dingin, tetapi aku senang bisa memeluknya setiap hari.] [Akhirnya punya pesanan! Tapi, dia menangis hari ini dan meminta maaf padaku karena telah membuatku ikut menderita.]
27.0K viewsCompletedAdded to Library 809 Times as bidadari bermata bening
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status