Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Ladang Bibit Surgawi

Penguasa Ladang Bibit Surgawi

Setelah makan siang, Lin Yong memindahkan bangku dan duduk di bawah atap, memandangi langit dan awan putih. Dunia paralel ini terasa lebih biru, lebih putih, dan lebih segar daripada Bumi. Melihat kecambah yang akan berbuah, Lin Yong merasakan kepuasan yang meluap. Ia mengelus kepala Heiyu dan bercerita tentang Xiaoya, rumahnya di Bumi, mendiang kakeknya, dan orang tuanya yang hilang, terlepas dari apakah Heiyu mengerti atau tidak.
10609 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

Dia menyubit pinggang suaminya dengan gemas. "Jangan gombal, deh. Mana ada bidadari yang turun ke bumi? Itu cuma kisah dongeng," elak Nura, karena dia tidak mau terus-terusan diganggu oleh suaminya dengan pujian-pujian yang malah membuat Nura semakin malu. "Aku serius mengatakan ini. Kamu itu bidadari paling cantik yang ada di muka bumi ini. Sepertinya Tuhan salah menurunkan bidadari dan beruntungnya aku lah yang memilikimu."
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

BIDADARI BUTA SANG PRESDIR

suara dengan tepukan pelan di pundaknya menegurnya. "Oh, Bi - Bibi Syam?" Syadilla tergagap. Buru buru disimpannya semua uang itu ke dalam tas. Gadis itu lalu tersenyum manis dan berkata, "Aku tidak apa apa, Bibi!" "Hmm, syukurlah kalau begitu," Bibi Syam bergumam. Lalu mata tuanya yang masih awas menatap jauh ke langit. Mendung telah menggelayut. Hingga bulan dan bintang yang tadinya bersinar cerah tertutup karenanya. Dan langitpun menjadi nampak seperti hamparan permadani hitam yang Maha luas.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
Pendekar Dua Jiwa

Pendekar Dua Jiwa

"Aku pikir kamu penghuni tempat ini. Ya sudah lah. Itu berarti kita sama-sama berada di surga. Eh, bagaimana caramu mati? Kalau aku ditusuk pencuri kuda." "Surga? Mati?" Bian mencoba mengingat tapi kepalanya terasa seperti di pukul memakai pentungan. "Maaf, aku tidak ingat." "Eh, sudah sudah, jangan mengingat lagi jika sakit. Yang penting kita di surga. Ayo bersenang-senang ke sana." Ajak Zhou dengan semangatnya menggandeng Bian. "Ada apa di sana?" "Pokoknya tempat di sana lebih hangat dan berwarna. Indah sekali--"
9.761.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bidadari di surga
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
WarmIceBoy
Novel 'Pendekar Dua Jiwa' telah tamat, tapi kisah Zhou dan Bian terus berlanjut. Kelanjutannya bisa dicari pada novel 'Legenda Han dan Jin', pada awal bulan November hanya di GN. Terima kasih atas dukungannya. Kedepannya akan saya perbaiki fokus karakter. Okay, semoga harimu menyenangkan. :)
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor Ksatria Pengembara adalah CERSIL NUSANTARA Hadir sebagai Cersil Nusantara yang mengangkat cerita pendekar-pendekar dari seluruh nusantara, bukan hanya pendekarnya, tapi juga semua ilmu-ilmu yang melegendapun ada disini. UPDATE TIAP HARI Jgan lupa mampir y
Baca Semua Ulasan
Bidadari tak Sempurna

Bidadari tak Sempurna

kisah Bu Salim. Tempe? Itu kan makanan kesukaan Reno? Kok bisa sama ya? Aduh... Jangan-jangan. Sudahlah, aku lelah berandai-andai. Pak Salim membuka pembicaraan, setelah dari tadi kulihat beliau hanya diam saja menyaksikan kedua bidadari surga berkisah. "Jangan takut Rania, bapak dan ibu tidak memaksa, kalau Rania tidak cocok dengan anak kami, kamu bilang saja," jelas Pak Salim.
9.93.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
Bidadari Spesial

Bidadari Spesial

Kata-kata Ibu Diana seketika mengingatkan Satya pada ungkapan Dirga waktu itu, bahwa Hilya adalah bidadari Spesial yang sengaja dikirim tuhan untuknya. "Hmmmh!" Satya terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya dengan membuang napas keras saat mengingat hal itu, seraya meraih gelas berisi susu segar yang ada di hadapannya dan meneguknya hingga habis.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
Ternyata Bosku Mantanku

Ternyata Bosku Mantanku

“Bima punya adik, Papa?” “Ya, Bima pasti akan punya adik. Nanti di waktu yang tepat adik Bima akan muncul.” “Adik Bima muncul? Lalu, sekarang adik Bima di mana?” “Adik Bima masih di surga, nanti setelah Papa dan Mama membuat adik, baru Tuhan akan mengirimakn adik dari surga ke sini nemenin Bima.” “Oh, jadi Papa di surga waktu itu bersama adik? Hm, tapi teman Bima bilang surga adalah tempat orang yang sudah tidak lagi ada di dunia Papa.”
9.421.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 630 kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu untuk Anak Mantan

Menjadi Ibu Susu untuk Anak Mantan

“Tidak ada hubungannya dengan Ilona. Yumi menangis karena dia lemah! Mungkin hantu ibunya terus mengganggunya.” Egar mengepalkan tangan, mencoba mengendalikan emosinya. “Ma, Gia tidak mungkin membuat anaknya menderita seperti ini. Gia sudah tenang di surga, Ma. Jangan menyalahkan dia.” “Surga?” Nyonya Bira tertawa sinis. “Dari keluarga licik seperti itu, mana mungkin dia masuk surga?” Egar menatap ibunya tajam. “Ma, kita bukan Tuhan. Surga dan neraka adalah rahasia Tuhan.”
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Istrinya yang paling cantik dari dunia immortal ~ Suncu Yu-ang. "Sayang.....!" panggil Bidadari kecil nan cantik dan lembut hatinya itu dengan suara merdu dan syahdu, yang seketika membuat bulu kuduk He Sura merinding tidak sabaran ingin menghampirinya dengan penuh semangat membara berapi - api, ingin melanjutkan pegulatan yang sesungguhnya dengan tubuh asli istrinya itu. "Siapa yang akan kau pilih anak nakal....?" tanya An-Nazam merasa penasaran, ingin tahu keputusan He Sura.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai bidadari di surga
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Jika gagal, maka Ratu Bidadari terkurung selamanya. "Jangan khawatirkan aku." Nyi Ratu Suri mengulum bibirnya dengan mesra. "Bersemayam di pesanggrahan leluhur lebih nyaman ketimbang menjadi kuda terbang." Nyi Ratu Suri seolah tidak mau berhenti berciuman. Ia merangkul leher Cakra dengan ketat dan baru melepasnya setelah permainan mendekati akhir. "Kau tahu kenapa aku ingin missionary?" pandang Ratu Bidadari mesra. "Aku sangat bahagia menyaksikan erangan terakhirmu."
9.947.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bidadari di surga
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status