The Sad Angel Geana
“Mir memilikinya, besok kita akan pergi menemuinya.”
“Baiklah,” anggukku mengerti. “Apakah..” Aku dikejutkan oleh seekor binatang buas putih yang terbang menghampiri kami, aku segera mengumpat di belakang Amor. Seekor panther putih bersayap melandas di balkon, wajahnya begitu galak. “Amor,” panggilku memegang bajunya dengan erat.
Amor tersenyum melihat tingkahku. “Dia peliharanmu, Geana,” jelasnya. Aku pun mengintip sedikit, ternyata aku yang dulu sudah gila, memelihara binatang sebesar ini.
Hot Chapters