Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Pria itu memajukan kepala dan melengkungkan segaris senyum hangat. “Sebentar lagi Mama pasti pulang. Memang Mama kerja di mana?” Dewa berharap Brahma menjawab pertanyaan sehingga ia mengetahui alamat tinggal Rosalyn. Namun bukan Brahma yang menjawab melainkan Arimbi. Gadis itu bertutur dengan antusias, “Mama pintar gambar gedung tinggi, taman dan rumah. Gemana kalau Papa minta Mama bikin gambar rumah yang bagus?”
1058.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as birahi mama
Read
+Library
Menikah dengan Pria Buruk Rupa, Ternyata Dia ....

Menikah dengan Pria Buruk Rupa, Ternyata Dia ....

Aku menundukkan kepala semakin dalam, setelah tersenyum ramah pada wanita yang seperti toko emas berjalan itu. 'Menantu dari kampung? Ya, memang itu kenyataannya.' "Namanya Raihana Kamaya. Dia menantu dari syurga. Kalian tidak lihat, dia begitu cantik? Kesayanganku, ini!" ujar Mama seraya tertawa. Teman-teman Mama yang lain pun ikut tertawa. Kecuali, wanita yang tadi menyebutku menantu dari kampung.
9.8427.0K viewsOngoingAdded to Library 14.9K Times as birahi mama
Read
+Library
MATI RASA

MATI RASA

Perintah umi Habibah pada Aulya "Baik umi!" Aulya pun berlalu menyusul abi Ilyas yang sedang sibuk menyiapkan dagangannya. Melihat wajah abinya, dia semakin merasa bersalah, mengapa dia begitu tega mengatakan hal buruk tentang abinya yang sudah membesarkannya dengan susah payah. "A-abi! Sarapannya sudah siap! Umi lagi nungguin Abi supaya bisa sarapan bersama."
107.2K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as birahi mama
Read
+Library
Mendadak Jadi Pengantin Kekasih Sahabatku

Mendadak Jadi Pengantin Kekasih Sahabatku

"Tak apa Mir, apapun yang kamu masak, Mama yakin selalu enak." Aku mulai meniup bihun soup yang masih panas, uap panasnya masih mengepul di atas mangkuk, disertai aroma khas seperti wangi bakso. Rasanya sangat segar, gurih, dan enak. "Mama mau pakai nasi?" tanya Amira pada Mama. "Dikit aja Mir, ini kan sudah ada bihun, jadi nasinya sedikit aja," jawab Mama.
1023.1K viewsCompletedAdded to Library 694 Times as birahi mama
Read
+Library
Benih Papa Sahabatku

Benih Papa Sahabatku

"Maksud Mamah, Mamah akan mengajak papahmu kembali berumah tangga supaya kamu bisa merasakan keutuhan sebuah keluarga. Bukan begitu, Bi?" Bianca tersenyum miring, menggelengkan kepala. "Oh gak usah! Gak usah repot-repot mikirin aku supaya merasakan keutuhan sebuah keluarga? Gak usah ... aku udah terbiasa hanya dengan papah. Aku udah terbiasa, kemana-mana bersama papah. Tapi sekarang ... alhamdulillah, aku udah punya Mamih. Mamih yang selalu ada buatku. Mamih yang selalu mau mendengar keluh kesahku. Mamih yang mau menemaniku kemanapun aku pergi. Jadi, lebih baik kamu urungkan niat itu." Panjang lebar Bianca menjelaskan keinginan hatinya. Namira yang duduk di tempat Hesti sebelumnya hanya meru
10110.6K viewsCompletedAdded to Library 4.1K Times as birahi mama
Read
+Library
Bersuami Anak "Mama"

Bersuami Anak "Mama"

balas Roni. "Lihat saja! Aku bisa bertahan tinggal di rumah ini sejauh kapan. Kamu juga nggak bisa berubah tidak akan pernah merubah perasaan aku yang sudah malas sama kamu. Dasar anak Mama," cibir Laila untuk kesekian kalinya.
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 372 Times as birahi mama
Read
+Library
Handa

Handa

"Tapi aku tahu bagaimana rasanya ditampar sama mama." "Handa juga, Mas. Gigi rasanya mau rontok semua, dan pipi itu rasanya seperti luka bakar." Handa terdiam sambil memejamkan matanya seakan menikmati sentuhan lembut tangan Satria di pipinya. "Jika menampar itu ada kejuaraan dunia, dan mama menjadi salah satu pesertanya, Handa yakin mama akan mengharumkan nama Indonesia dengan membawa salah satu medali, paling nggak perunggu dapat lah," sambung Handa dilanjutkan dengan senyum setelah mengakhiri kalimatnya.
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as birahi mama
Read
+Library
Hey, Mama!

Hey, Mama!

"MAMA!" "Atan sayang, kenapa teriak-teriak, Oma cuma turun seben-- loh, Yo! Udah pulang?" Sosok wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan modis itu masuk ruangan membawa sebotol susu. "Baru aja datang, Ma!" jawab Rio. "Loh, ada tamu juga," sapa Zahra, ibu Rio, saat menyadari entitas lain yang kini sedang menggendong cucunya.
1015.6K viewsCompletedAdded to Library 357 Times as birahi mama
Read
+Library
Istri Pilihan Mama

Istri Pilihan Mama

"Semua saya serahkan pada Bibi, Mama." Ini adalah kali pertama Tantri bersedia memanggil Mona dengan sebutan Mama. Wajah Mona tampak begitu senang dan terharu usai mendengar kata-kata Tantri. Walau Tantri belum memberikan jawaban atas pertanyaannya, ia sudah terlanjur senang dan terharu mendengarnya.
9.833.4K viewsCompletedAdded to Library 835 Times as birahi mama
Read
+Library
Suami Anak Mami

Suami Anak Mami

tanyanya heran melihat mataku seperti mata panda yang bengkak. Aku hanya tersenyum menanggapinya. "Ini, Ma! Minum!" ujarnya sambil membawakan sebotol air minum untukku. Membuatku terharu. "Terima kasih, sayang!" "Sama-sama, Ma! Mama cepet sembuh ya, aku sedih kalau mama sakit! Nggak ada yang temenin aku main..." "Kan ada Bi Irah!" hiburku, mengusap rambutnya dengan lembut.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as birahi mama
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status