Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Broken Flower

Broken Flower

Semoga saja, lukisannya nanti dapat terjual di acara galang dana sekolah dengan nilai yang tinggi. Dengan antusias ia mencari posisi duduk yang pas untuk melukis rumpun bunga mawar yang menjadi favoritnya. Namun tanpa diduga, pandangannya menangkap sesuatu yang aneh pada salah satu mawar di sana. Kening gadis itu berkerut ketika ia melihat merah pada kelopak bunga itu seakan meleleh dan jatuh pada daun sebelum meluncur hingga akhirnya meresap dalam tanah.
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 410 Times as blossomed
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

ucapku saat Banyu menatapi Rose yang wajah tuanya terlihat lega dengan ucapan yang tidak Banyu ketahui. "Banyu tidak sakit, Tante. Tapi- tapi, boleh Banyu tambah bubur lagi?" "What? What is he asking?" Rose yang bertanya langsung tertawa setelah aku mengatakan Banyu ingin tambah buburnya lagi, ia sekali lagi mengecup pipi gembil yang pasti kenyal saat menyentuh bibir Rose yang tak berlipstik. "Malaikat jatuh macam apa yang menghadirkan mu ke dunia ini, Ben?"
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 501 Times as blossomed
Read
+Library
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Matanya penuh senyum. "Prosedur pemulangan telah selesai. Ini bunga yang dipetik kedua anak pagi ini. Mereka ingin mengucapkan selamat atas kepulangan dari rumah sakit." Nathan dan Nolan bersandar di kedua sisi. "Tante Emily, lihat, masih ada embun di bunga-bunga ini!" "Tante Emily, bunga-bunga ini membuatmu terlihat sangat cantik!" Brian menggenggam tangan Emily, kedua anak itu mengikuti di sisi kiri dan kanannya. Mereka berempat meninggalkan bangsal, membuat para perawat di belakang mereka iri.
3.4K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as blossomed
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

“Alira.” “Iya?” “Tidak semua hal perlu dibicarakan terlalu jauh.” Alira mendesah kecil, meski sudut bibirnya sempat terangkat. “Baiklah. Aku hanya mengatakan apa yang kulihat.” Ia kembali bekerja, merapikan bunga-bunga yang baru datang dari pasar pagi. Ada krisan kuning, beberapa daisy liar, dan tangkai lavender yang masih membawa aroma lembut dari bukit.
10664 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as blossomed
Read
+Library
Flower Travel

Flower Travel

Suara Pak Asep telak di belakangku. Tanpa menghabiskan waktu untuk bangkit, kulurkan tanganku sembari diberi dorongan kaki untuk mencapai tangkai mawar hitam. Ayolah, beberapa centi dan inchi lagi! TAK! Bagus! Aku berhasil dan bunga itu terjatuh di tanah. Ayolah, usaha atas pembuangan energiku jangan sampai sia-sia! Aku hanya ingin kembali ke kehidupan normal semula!
1.7K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as blossomed
Read
+Library
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Ia kembali menatap bunga di bawah kaki mereka. "Bunga ini bernama Frostbloom," jelas Kaelan, mengalihkan pembicaraan. "Dia sangat istimewa. Bahkan di tengah badai es paling ganas sekalipun, dia tidak akan mati. Dia justru tetap mekar dengan indah. Cukup aneh... persis seperti seseorang." Roselina mengernyit bingung. "Maksud Anda?" Kaelan menoleh, menatap lurus ke dalam mata biru Roselina dengan kelembutan yang jarang ia tunjukkan.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as blossomed
Read
+Library
Jodoh Pilihan Dewa

Jodoh Pilihan Dewa

Sementara Timmy mulai tertegun menatap pohon ceri blossom di pinggir danau, yang kini hanya menyisakan beberapa bunga saja di rantingnya. Bunga ceri blossom yang bermekaran di musim yang tidak tepat, tapi tiba-tiba rontok seketika dalam waktu semalam, ini terlihat sangat tidak lazim. Timmy takut rontoknya bunga-bunga itu akan menjadi pertanda buruk. Mencoba berkultivasi untuk meminta petunjuk. Tapi bukan hanya mendapatkan jawaban dia juga mendapatkan sesuatu yang ajaib. Semua luka-luka di tubuhnya hilang dalam sekejap. Timmy juga mulai bisa mengendalikan barang-barang di sekitarnya dari jarak jauh.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as blossomed
Read
+Library
Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

Bunga yang Gugur, Mekar Kembali di Musim Baru

"Kamu nggak mau? Kamu nggak mau, tapi lihat dulu si tengil Reza ini, dia mau atau nggak!" ... Suasana di dalam kamar rawat begitu ramai dan hangat. Sementara itu, di luar pintu, Aris menatap buket bunga di tangannya. Pada akhirnya, dia kehilangan keberanian untuk melangkah masuk. Dia pun membuang bunga itu ke tempat sampah di sampingnya, lalu mencuri pandang ke arah Rania untuk terakhir kalinya. Gadis itu terlihat sangat bahagia. Dia telah menemukan kebahagiaan yang baru.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as blossomed
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status