Om-Om Pilihan Papa
"Ya jelas, Papa toh sudah tahu sejak dulu kalau kamu itu senang berbohong, kalau kamu itu senang mempermainkan kepercayaan yang sudah lama Papa berikan. Jadi apa yang kamu mau sekarang dari akumulasi kesalahan yang udah kamu buang sejak dulu? Semua kebohongan kamu, Papa tahu."
"Pa, senakal-nakalnya aku, sebohong-bohongya aku, aku cuma melakukan kebohongan kecil dan enggak merubah apapun dalam hidup. Bukan kebohongan besar yang merugikan Papa. Tapi ini beda, harus aku dan kita berdua urusi demi masa depan. Om Bian, beneran bukan orang baik yang dapat dan bisa kita percaya. Aku enggak bohong Pa."
"Papa enggak percaya sama kamu. Udah, segitu."